TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kapolsek Bekasi Utara Kompol Gungun Gunadi SH Ajak Ormas Pelihara Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Kepolisian Sektor (Polsek) Bekasi Utara mengajak kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

Hal itu dikatakan Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Gungun Gunadi, SH usai menerima sekaligus silaturahmi dengan masyarakat yang tergabung dalam Ormas Silaturahmi Lembaga Bekasi Utara (Silembu) di Mapolsek Bekasi Utara.

"Karena itu tugas pokok kami adalah bersinergi dengan masyarakat. Kami tidak dapat berdiri sendiri untuk memelihara Kamtibmas tanpa kehadiran masyarakat," kata Gungun di ruang kerjanya kepada awak media pada Kamis (20/5/2021).

Menurut Gungun, rasa aman itu sangat penting untuk menjalani segala aktifitas baik kegiatan lingkungan, ibadah maupun lainnya.

"Kita baru teringat bahwa kesehatan itu penting pada masa Covid-19 ini. Seperti halnya, rasa aman itu penting untuk kita beraktifitas," kata Gungun.

"Peran ormas juga perlu disinergikan, dan jika terjadi gesekan antar ormas perlu kita komunikasikan, kita selesaikan di garis bawah sehingga tidak muncul ke atas. Jangan sampai ormas membuat resah di masyarakat, tapi harus bisa memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat," tutur Gungun.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro untuk memutus mata rantai Covid-19.

Terlebih, ditetapkannya posko PPKM mikro di tingkat kelurahan bisa berfungsi untuk memantau kegiatan 5 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan juga mengurangi populitas). Juga 3 T seperti testing, tresing dan treatment. 

"Jadi, orang yang sakit kita perhatikan, apa perlu dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19 atau  diisolasi. Jangan kita biarkan, kota harus ada kepedulian di situ," pungkas Gungun. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama