TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kelompok Teroris Lekagak Talenggen Terdesak, Diimbau Menyerahkan Diri

PAPUA (wartamerdeka.info) - Semua jalur pelariannya sudah dipetakan dan diketahui, bahkan sudah ada penguatan personel aparat keamananan di lokasi. Lekagak Telenggen yang merupakan salah satu pemimpin Kelompok teroris OPM mau kabur kemana lagi.

Hal ini ditegaskan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri di Jayapura, Minggu 23/5/21. Lebih lanjut Kapolda mengatakan solusi terbaik untuk teroris Lekagak Talenggen dan kelompoknya adalah menyerahkan diri dan menyerahkan senjata.

Satgas TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi terus membatasi pergerakan kelompok teroris Lekagak Telenggen yang bermarkas di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.

Personel Satgas Nemangkawi telah berhasil masuk ke Kampung Makki dan keberadaan kelompok teroris Lekagak Telenggen sudah bergeser.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri memastikan, saat ini kelompok teroris Lekagak Telenggen itu sudah semakin terjepit, bahkan jalur pelariannya pun sudah dijaga oleh aparat TNI-Polri.

"Solusinya begitu (menyerah), syaratnya senjata kembalikan semua kepada pemerintah," ujar Kapolda.

"Lekagak ini sebenarnya juga tamu, Ilaga itu daerahnya Militer Murib, dia tuan rumah. Lekagak kalau tidak balik ke Puncak, tetapi di Puncak itu sudah di pagar betis jadi kecil kemungkinannya, jadi paling dekat dia ke Kuyawage, Lanny Jaya, kalau ke Balingga ada Puron Wenda," kata dia.

"Kalau tidak dia ke Intan Jaya, tapi kalau ke situ dia ambil risiko karena kita sudah tunggu di sana. Kalau dia memang hebat dia naik ke gunung di belakang Cartenz menuju Ugimba, tapi itu kalau dia punya nyawa dobel dia bisa lewat situ," kata Fakhiri.

Fakhiri juga menyebut, kelompok teroris Lekagak Telenggen bisa saja lari menuju Kabupaten Paniai. Namun hal tersebut dipastikannya tidak akan mudah karena jumlah aparat keamanan di Paniai sudah cukup banyak. "Paling tidak dia lewat belakang Beoga bisa ke Paniai, tapi kita sudah ingatkan Brimob di Paniai untuk waspada," pungkas Fakhiri.(**)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama