// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Libur Week End, Jalur Gentong Padat Merayap

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Lintas jalur Gentong mulai jam 17.00 wib, Minggu (30/5/2021), kembali padat merayap sepanjang lebih dari 2 kilo meter. Ini diduga karena masih banyaknya kendaraan arus balik lebaran serta para wisatawan yang memanfaatkan libur weekend, apalagi hari Selasa (tanggal 1 Juni)  libur.

Kendaraan yang melintas didominasi oleh R4 Pribadi terutama dari arah Timur menuju arah Bandung.

"Kendaraan besar seperti bus atau truk diimbau untuk bisa memprioritaskan kendaran mini bus dan kendaraan lebih kecil lainnya, dengan cara kendaraan besar di pinggirkan dulu agar semuanya bisa terurai dan lancar," demikian yang diungkapkan Ipda Ifan Faisal yang sedang bertugas di lokasi.

Dikatakan Ifan, arahan untuk pengguna jalan dari arah Tasikmalaya yang bertujuan ke arah Bandung sebaiknya menggunakan jalur Singaparna melalui Garut hingga nantinya keluar dari Persimpangan Nagrek dan tidak melewati jalur Gentong. Karena diperkirakan kondisi jalur  Gentong akan terus padat merayap dalam waktu yang belum bisa ditentukan (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama