TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pak Yes Sambut Positif, Kali Asinan Disurvei BBWSBS

LAMONGAN (wartamerdeka.info) -  Sejak Selasa (18/5) Balai Besar Wilayah Sungai BengawanSolo (BBWSBS) menerjunkan timnya melakukan survey lapangan di Kali Asinan kecamatan Brondong. Hal tersebut disampaikan Kepala BBWSBS Agus Rudyanto saat menemui bupati Lamongan, Yuhronur Efendi di Ruang kerjanya, Rabu (19/5/2021) 

Menurut dia, dari kemarin sampai hari ini masih dilakukan survey lapangan di Kali Asinan untuk melakukan review desain Break Water di PPN Brondong yang telah dibangun sejak tahun 2014.

“Jadi sampai  hari ini survey masih dilakukan. Survei dilakukan untuk mengukur ketinggian gelombang, arus gelombang dan sampel sedimentasi yang mengendap pada kolam tambat labuh PPN Brondong. Hasil survey ini nantinya digunakan sebagai review apa yang akan dilakukan mendatang,” ungkap Agus Rudyanto.

Menurutnya pengukuran arus dan ketinggian gelombang akan menjadi dasar data pembangunan Break Water selanjutnya. 

Sedangkan sampel sedimen yang mengendap akan bisa dilihat darimana yang mengendap, apakah dari sungai atau arus gelombang.

Pak Yes menyambut baik langkah yang dilakukan oleh BBWSBS itu. 

Menurut bupati, hal ini memang harus dilakukan. Aliran kali Asinan tidak lancar dikarenakan terjadi pendangkalan, sampah kapal serta aliran sungai yang berbelok pada muara sungai menghambat laju aliran sungai.

Oleh karena itu, bupati mengirimkan surat kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mendukung pengerukan Kolam Tambat Labuh PPN Brondong, Normalisasi pada Muara Kali Asinan, Pembangunan Break Water serta Pendangkalan dan peninggian lampu mercusuar.

Hal ini menurut Bupati YES juga sesuai dengan aduan masyarakat yang diterima selama ini. 

Bupati YES berharap persoalan ini segera dapat diselesaikan dengan bantuan Kementrian PUPR sehingga masyarakat khususnya nelayan dapat beraktivitas seperti disaat tidak terjadi banjir. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama