Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo Gagas Pendirian Koperasi Tani Mandiri Syariah

GORONTALO (wartamerdeka.info) - Untuk mempercepat akselerasi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gorontalo dan memutus mata rantai praktek  rentenir yang selama ini mendera para petani, Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo menggagas berdirinya Koperasi Tani Mandiri Syariah, pertama di Gorontalo.

Terkait hal itu, Prof Nelson memimpin rapat pendirian Koperasi Syariah di  kediaman pribadi Desa Tinelo Telaga Biru, Minggu (13/6).

Selaku Ketua HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson mengatakan, pembentukan Koperasi Syariah ini sangat relevan dengan filosofi Gorontalo yang bersendikan Syara' dan syara' bersendikan Al-Quran. 

“Selain itu, keberadaan Koperasi Syariah sangat dibutuhkan  sebagai alternatif bagi petani untuk mendapatkan akses modal tanpa riba. Dengan begitu, petani tidak lagi terjebak pada praktek-praktek rentenir dengan bunga yang tinggi dan mencekik,” papar Nelson. 

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh petani, dijelaskan Nelson, adalah persoalan modal yang harus menyentuh petani secara menyeluruh, tanpa dibebani bunga yang tinggi sehingga petani benar-benar menikmati panennya untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Demikian pula hasil-hasil produksi pertanian terdapat kepastian terserap oleh pasar.

Dengan hadirnya Koperasi ini diharapkan akan lahir terobosan dan solusi agar  lahan terlantar atau lahan tidur dapat dimanfaatkan oleh para petani penggarap yang tidak memiliki lahan  yang didanai oleh Koperasi.

“Saya berharap dengan hadirnya Koperasi  Syariah ini maka kedepan tidak boleh ada lahan terlantar atau lahan tidur dan tidak ada petani yang mengeluh tidak ada modal" tandas Bupati.

Nelson juga meminta agar pengelola Koperasi syariah memiliki semangat dan integritas yang tinggi. 

Turut hadir pada rapat perdana pembentukan Koperasi Syariah Tani Mandiri Syariah ini, Komisaris BUMD Kab. Gorontalo, Suharto Puluhulawa, Aktifis Kepemudaan Rusdiyanto  Tone, Sekretaris Dinas Koperasi Zulkifli Lasalewo dan aktifis yang selama ini menaruh perhatian pada gerakan Koperasi. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama