Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Meninggal Di Tempat, Dua Siswa SMP DI Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Latihan Sepak Bola

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Dua Siswa SMP di Kota Tasikmalaya meninggal Dunia tersambar petir saat sedang latihan sepak bola di lapangan Gunung kialir kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Jawa Barat pukul 16.00 wib jumat (11/6/2021).

Siswa yang mengalami nasib naas tersebut bernama M.Zaki .Zulfikar Zaneti ( 15 ) murid kelas VIII, MTS Assulur. Dia anak ke dua dari 3 bersaudara dari pasangan Saripuloh dan Ibu Hendrayati warga Gunung Ceuri Rt 02, Rw 14, kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya Jawa Barat.

Sedangkan korban satunya lagi bernama Rian Cahya (14 ) siswa kls VIII, di SMPN 8 Kota Tasikmalaya, yang diketahui warga Cilingga Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, anak ke 2 dari tiga bersaudara juga.

Awal kejadian di ceritakan oleh sang pelatih sekaligus saksi yang melihat langsung kejadian,yaitu Nanang Mulyana (30).

Yang ikut latihan semuanya 8 Orang, lalu saat sedang latihan keadaan cuaca hujan, tiba tiba ada petir besar sekali.  

"Posisi  mereka berdua ada dekat gawang yang terbuat dari besi, terus tersambar petir dan meninggal di tempat," ungkap Nanang.

Kondisi kedua jenazah siswa tersebut keadaannya sebagian besar  melepuh d kaki,tangan dan tubuhnya, sehingga tidak bisa di selamatkan.

"Kedua korban tersebut dibawa dulu ke RSUD dr. Soekarjo sebelum akhirnya diantar ke rumahnya masing - masing," kata Nanang kepada para pewarta, Jumat (11/6/2021)

Sementara para orang tua dan keluarga kedua almarhum belum bisa menemui wartawan karena masih berduka. (H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama