TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ditinggal Sholat Idul Adha, Sebuah Rumah Dibobol Maling, Kerugian Ratusan Juta


TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Di Kp.Bobojong Rt 03 Rw 08 Kel / Kec Indihiang Kota Tasikmalaya pada Hari Selasa (20 Juli 2021) sekira jam 07.30 wib telah terjadi pencurian di rumah milik Hj Kokom Ratna Komala (67).

Barang yang hilang berupa perhiasan emas sekitar 200 gram (jenis liontin, kalung, gelang, peniti, cincin ) dan uang tunai sebesar Rp 35.000.000,- ( tiga puluh lima juta rupiah ) dan 1 buah kartu ATM Bank BRI milik korban hingga total kerugian sekitar Rp 189 juta.

Kronologis kejadian diceritakan oleh korban, awalnya korban bersama keluarga melaksanakan sholat sunat Idul Adha, dengan posisi pintu rumah dalam keadaan dikunci.

Pada saat korban kembali dari sholat Idul Adha dan masuk ke dalam rumah, lalu korban masuk ke kamar, untuk mengambil kerudung di dalam lemari.

Ternyata pakaian yang ada dalam lemari telah berantakan, lalu  korban membuka laci dan perhiasan emas yang disimpan di dalam kotakpun sudah tidak ada.

Kemudian dia membuka dompet yang disimpan di dekat pakaian, ternyata uang yang disimpan di dalam 3 dompet juga sudah tidak ada.

 Meliat kondisi seperti itu  korban berteriak, sehingga saksi Doni dan saksi HJ.Desi Wiratnasari,(41) tahun, warga Kp.Bobojong Rt 03 Rw 08 Kel  Indihiang, Kec Indihiang Kota Tasikmalaya mendekati korban.

"Saya melihat ada lubang persis di atas lemari, diduga pelaku melakukan pencurian dengan cara memanjat tembok kemudian naik ke dak dan masuk ke langit – langit melalui celah antara genteng dan tembok," kata Hj Desi.

Setelah ada laporan, pihak kepolisian melakukan olah TKP diantaranya menanyai beberapa orang saksi dan memeriksa situasi bagian rumah yang menjadi awal masuknya pencuri. (H Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama