Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Lampung Utara Salurkan 5 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 Dan Warga Miskin

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Guna membantu meringankan beban warga masyarakat Lampung Utara yang terdampak Covid-19 dan juga warga miskin, Polres Lampung Utara salurkan bantuan 5 ton beras.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono SIK MSi diwakili Kepala bagian operasional (Kabagops) Kompol Hadi Sutomo yang memimpin apel bersama dan pelepasan bantuan sosial (bansos) mengatakan, beras sebayak 5 ton ini merupakan bantuan dari Polda Lampung untuk kita salurkan kepada warga yang terdampak Covid-19 dan juga warga miskin yang ada di Kabupaten Lampung Utara, Jumat (30/7/2021).

Mekanisme penyaluran batuan dilakukan oleh personil Polres sebanyak 1,250 kg untuk warga yang berada di Kotabumi dan sekitarnya (masing-masing mendapatkan 5 kg),  3.750 kg untuk warga desa yang ada di setiap kecamatan, disalurkan melalui para Kapolsek / Bhabinkamtibmas  bekerja sama dengan TNI dan stake holder setempat secara bertahap.

"Sesuai instruksi pimpinan Polri, agar jajaran lakukan mapping atau pemetaan dan percepatan distribusi bantuan sosial kepada warga masyarakat, dan hari ini kita laksanakan, "ucap Kabagops.

Selain itu, Kompol Hadi juga mengarahkan seluruh personil agar melakukan komunikasi dan koordinasi, bergandengan tangan dengan stake holder, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya untuk sama-sama dapat membantu warganya.

"Tetap ingatkan masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan, karena itu merupakan kunci untuk menekan laju penularan Covid-19 di tatanan masyarakat," imbuhnya  (yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama