Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

Warga Cibahayu Meninggal Di Pinggir Rel, Diduga Terserempet Kereta Api

TASIKMALYA (wartamerdeka.info) - Diduga terserempet kereta Api (KA), Aceng Saepudin (59) warga kp. Cingere Rt.003/003 Ds. Cibahayu Kec. kadipaten Kab. Tasikmalaya ditemukan sudah meninggal dunia di tempat, yang jauh dari pemukiman penduduk, Minggu (18/7/2021).

Kejadian ini menurut saksi Yayat (30) warga setempat, bahwa Aceng saat itu diduga pulang mencari rumput untuk ternaknya, berjalan di rel dengan tidak hati hati.



Korban sudah ditemukan tergeletak di Rel kereta api, sekitar jam 15.00 wib di kp. Trowek, Desa Cibahanyu, km 238 +0/1,Kec. Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Korban diduga terserempet  KA  Kuto Jaya jurusan Purworejo-Bandung sekitar jam 12.15 wib, dan baru ditemukan jam15.00 wib, dalam kondisi sudah kaku, 

Dengan  kejadian tersebut Aceng Saepudin, mengalami luka parah di bagian paha sebelah kanan,dan pundak sebelah kanan juga, sehingga meninggal di tempat.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian setempat langsung olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama