Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

13 Anggota Geng Motor Bawa Bongkahan Batu, Digelandang Ke Kantor Polisi Tasikmalaya

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -  Diduga akan tawuran, 13 anggora geng motor diamankan kepolisian tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya, di jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu malam (18/7/2021).

Sebagian dari mereka kedapatan membawa bongkahan batu, katanya hanya untuk jaga jaga.

Namun sebelumnya para anggota geng motor itu melarikan diri saat melihat Polisi, sampai terjadi kejar kejaran dengan petugas. Di antara mereka ada yang jatuh ke jalan,  hingga semua berhasil diamankan.

Akhirnya ke 13 orang anggota geng motor tersebut digelandang ke Mapolresta Tasikmalaya berikut sepeda motornya yang terparkir di lokasi saat penangkapan.

Para anggota geng motor tersebut di kantor Polisi dibina dan diberi sanksi olahraga push up dengan tujuan memberi efek jera dan juga akan dipanggil masing masing orangtuanya agar anak-anaknya tidak lagi ugal-ugalan di  jalan.

Ketua Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya, Ipda Ipan Faisal, mengatakan,  diduga para geng motor itu akan tawuran bersama kelompok lainya, karena barang bukti yang diamankan dari mereka adalah bongkahan batu.

"Kami dari tim Maung Galunggung tiap hari selalu mengadakan patroli demi menjaga  kondusifitas wilayah se Kota Tasikmalaya. Apalagi dalam pandemi sekarang ini masyarakat diwajibkan jaga prokes dan aturan PPKM darurat, agar pandemi Covid 19 cepat berlalu," kata Ipan saat diwawancarai.(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama