Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima TNI Perintahkan Kirim Alkes Ke Wilayah Sumatera

TENTARA Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan totalitasnya untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanganan wabah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir di tanah air.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memerintahkan untuk mengirimkan bantuan Alat Kesehatan dari Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dengan menggunakan satu pesawat jenis Hercules C-130 ke wilayah Sumatera, Selasa (10/8/2021).

Pesawat jenis Hercules C-130 dengan Pilot Mayor Pnb Aleg Chandra dari Skadron 31 Lanud Halim Perdanakusuma membawa 175 koli bantuan alat kesehatan terdiri dari alat oksigen konsentrator dan selang Nasal Cannula untuk 2 wilayah di sumatera, yaitu Padang dan medan. 

Bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dengan rincian 50 alat oksigen konsentrator dan 1.000 pcs selang Nasal Cannula dikirim ke Lanud Sutan Sjahrir Padang, Sumatera Barat serta 100 alat oksigen konsentrator dan 2.000 pcs selang Nasal Cannula dikirim ke Lanud Suwondo Medan Sumatera Utara. 

Sebelumnya, Senin (9/8/2021) TNI juga mengirimkan bantuan Alkes dengan menggunakan pesawat Hercules C-130, adapun jenis barang yang dikirim berupa alat oksigen konsentrator dan selang Nasal Cannula untuk Provinsi Bangka Belitung. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama