Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Siswa/Siswi SMA Sederajat Di Kota Bekasi Menerima Vaksin Pfizer

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Pelaksanaan vaksinasi terus berjalan di Kota Bekasi. Salah satunya adalah vaksinasi untuk anak usia 12 sampai dengan 17 tahun dan melalui program Gebyar Vaksinasi Jabar Juara, siswa/siswi SMA Sederajat dapat menerima vaksin mulai hari ini (28/08/2021). 

Pelaksanaan vaksinasi untuk siswa/siswi SMA Sederajat tersebar di sekolah-sekolah yang ada di Kota Bekasi. Salah satunya adalah di SMA Negeri 2 Kota Bekasi yang berada di wilayah Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. 

Hadir memantau pelaksanaan vaksinasi tersebut, Lurah Kayuringin Jaya, Ricky Suhendar dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bekasi, Robert dengan didampingi Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Bekasi, Ardin berkeliling lokasi melihat jalannya proses vaksinasi untuk siswa/siswi. 

Lurah Kayuringin Jaya menyampaikan bahwa proses vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bekasi hari ini (28/08/2021) mengerahkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Perumnas 2 dan tenaga nakes PMI sebanyak 40 orang dan tenaga administratif dari aparatur Kelurahan Kayuringin Jaya, puskesmas perumnas 2,  dibantu pula oleh tim guru dan staff dari SMA/SMK wilayah kayuringin jaya Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi sebanyak 50 orang serta tenaga pengamanan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa Linmas, Dishub, SatpolPP dan Pokdar kayuringin jaya sebanyak 40 orang.

Pelaksanaan vaksinasi anak hari ini (28/08/2021) di SMA Negeri 2 Kota Bekasi adalah pemberian dosis pertama jenis Pfizer bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Perumnas 2, PMI serta guru dan staff SMA dan SMK meliputi SMAN 2 Kota Bekasi, Marthia Bakti, Teratai Putih I dan II, BPS&K, Nurul Huda dan Al Ihsan juga ikut turun membantu menertibkan pelaksanaanya. 

"Kami pun mengerahkan aparatur Kelurahan dalam jumlah banyak untuk membantu penginputan ke dalam sistem vaksinasi nasional, sehingga dalam penginputannya dapat terlaksana dengan cepat, tidak ada penumpukan berkas yang terlalu lama, dan anak-anak pun juga nantinya bisa cepat mengakses sertifikat vaksin lewat PEDULILINDUNGI," ujar Ricky. 

Dalam proses pendaftarannya, menurut Kepala Sekolah, SMA Negeri 2 Kota Bekasi, Ardin, siswa/siswi menerima formulir yang dikirimkan secara online melalui Wali Kelas untuk terlebih dahulu diisi di rumah dan ditandatangani oleh orang tua sebagai tanda persetujuan untuk dapat divaksin. 

"Kami kirimkan formulir secara online, melalui Wali Kelas masing-masing yang wajib ditandatangani orang tua terlebih dahulu sebagai tanda bahwa mereka setuju anaknya untuk divaksin. Mereka dapat mengisinya di rumah terlebih dahulu, datang sertakan formulir tersebut dilengkapi dengan fotocopy KK sehingga tidak memakan waktu yang lama di bagian pendaftaran hanya proses checking kelengkapan saja," ucapnya. 

Kepala SMA Negeri 2 Kota Bekasi pun menambahkan bahwa peserta vaksinasi yang merupakan siswa/siswi SMA Negeri 2 berjumlah sebanyak 791 jiwa. "Jumlah anak-anak kami yang akan divaksin sebanyak 791 yang tentunya sudah dengan persetujuan orang tua masing-masing," tambahnya. 

Vaksinasi berjalan sama dengan proses/alur pada pelaksanaan vaksinasi lainnya yakni siswa/siswi wajib dilakukan skrining/pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum dinyatakan lolos untuk pemberian vaksin. 

Penerapan protokol kesehatan di SMA Negeri 2 Kota Bekasi juga sangatlah baik. Dari luar disediakan alat cuci tangan dan semua yang datang wajib mencuci tangan terlebih dahulu, setelah itu dicek suhu tubuh, baru diperbolehkan masuk ke dalam area vaksinasi. Di dalam pun semua peserta disiplin pakai masker dan menjaga jarak sehingga tidak terjadi kerumunan. 

Sebagai informasi tambahan, di SMA Negeri 2 Kota Bekasi juga dilakukan vaksinasi untuk siswa/siswi SMA Sederajat lainnya yang lokasinya berdekatan seperti SMA Martia Bhakti, SMK Teratai Putih, SMA Al-Ikhsan, SMA Nurul Huda, dan SMA BPS&K dengan jadwal pembagian waktu yang berbeda-beda. (Tyo)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...