TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Razia Dinsos Barru Ciduk 3 PSK Di Warung Remang-Remang

BARRU (wartamerdeka.info) - Operasi rutin (Razia)  yang dilakukan Tim dari Dinas Sosial Kabupaten Barru Selasa malam lalu (10/8/2021), berhasil menciduk tiga orang yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK)  di dua tempat yang berbeda. 

Razia dipimpin langsung  Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Barru,  Andi Muh. Tamar, S. Sos. MM. Pub bersama Kasat Binmas Polres,  AKP. H. Fatahuddin dan Pemerintah dan  Kapolsek setempat. 

Mereka yang terciduk,  DPK (47), Asr (22) dan Jmt (31) semuanya berasal dari daerah luar kabupaten Barru. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ketiga wanita tersebut diduga menjalankan praktek prostitusi berkedok pelayan diwarung kopi pinggir jalan atau yang lazim disebut warung remang-remang yang sering disinggahi sopir-sopir Truk. 

Ketiganya diamankan Tim Razia  saat kepergok "melayani"  tamunya dikamar  yang ada diwarung tersebut. Mereka diamankan di dua tempat berbeda, diantaranya disalah satu warung kopi di Tanjung Butung Desa Lasitae kecamatan Tanete Rilau dan Mallawa Kecamatan Mallusetasi. 

Kepada petugas saat diintrogasi, mereka mengakui perbuatannya. Bahkan secara blak-blakan salah satu diantaranya mengakui kalau pekerjaan melayani 'syahwat' lakilaki sudah digeluti puluhan tahun ketika berada di Malaysia. 

Sementara dua orang lainnya mengaku melakukan proktek prostitusi berkedok pelayanan warung kopi karena himpitan ekonomi. 

Sesaat setelah diamankan petugas, ketiganya malam itu juga langsung dibawa ke Panti Rehabilitasi Mattiro Deceng  Makassar untuk mendapatkan pembinaan.  (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama