Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mengejar Layangan Putus, Seorang Anak Tewas, Terjatuh Dari Ketinggian 5 Meter

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -Memburu layangan putus bagi anak anak memang mengasyikan dan kebiasaannya saat mengejar layangan pandangannya terfokus keatas tanpa mengindahkan medan yang diinjaknya. Ini terjadi kepada anak lelaki berusia 13 tahun bernama Muhammad Azhar, warga Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, 

Dia pun terperosok ke tanah yang lebih rendah sekitar 5 meter dan meninggal dunia Rabu (28/9) di RSUD dr Soekarjo karena luka parah di kepala.

Diceritakan oleh kepala Dusun Kampung Darca yaitu Yaya bahwa kejadian ini berlangsung hari senin (26/9/21). Katanya, anak itu terperosok jatuh ke tanah yang lebih rendah dan menimpa atap bangunan rumah yang ada di bawahnya.

Saat kejadian warga banyak yang menolong. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit SMC Singaparna, namun akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Rujukan dr Soekardjo Kota Tasikmalaya

"Akhirnya korban meninggal dunia setelah satu hari di RSU rujukan dr Soekardjo," ujar Yaya saat ditemui di kamar mayat RSUD.

Sementara itu pihak keluarga menerima ini sebagai kecelakaan tunggal, dan jenazah dibawa ke kampung halamannya di Tasikmalaya baguan selatan untuk dikebumikan di makam keluarga.

(H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama