Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PKK Berbagi, Program Baru PKK Barru Inisiasi Hasnah Syam

BARRU (wartamerdeka.info) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru Hasnah Syam kembali menginisiasi program peduli yang djberi nama "PKK Berbagi".

Program ini mulai ditunaikan di pondok pesantren dalam bentuk pemberian bantuan kepada para pengelola pesantren usai pelerakan batu pertama pembangunan BLK Kominitas di dua pesantren di Barru, Ahad (5/9/2021) 

Ketua Tim Penggerak PKK Barru bersama segenap anggotanya memulai Program PKK Berbagi dengan untuk menyisihkan rejeki dan mengumpulkannya di Organisasi berbasis kesejahteraan keluarga ini untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan. 

"Alhamdulillah, kita sepakat untuk membuat program PKK Berbagi, dan ini nantinya adalah sumbangan anggota PKK seikhlasnya dan dihimpun untuk disalurkan pada yang membutuhkan, semoga menjadi berkah," sebut Hasnah Syam yang memang selama ini dikenal humanis dan banyak menginisiasi aksi TP PKK berbasis keagamaan dan kemanusiaan.

Ke depannya, pengumpulan dana yang donaturnya adalah Anggota TP PKK Barru ini, akan dilakukan secara berkesinambungan dan diupayakan tersalur dihari yang berkah, yakni hari Jumat, baik bagi kaum Dhuafa, rumah yatim, maupun pihak yang membutuhkan lainnya semisal uang duka atau semacamnya.

Selama ini, Tim Penggerak PKK Barru terus bersinergi di tingkat Kabupaten sampai ke level Kecamatan maupun Kelurahan dan Desa.

Meskipun masih dalam suasana Pandemi Covid-19, namun upaya membuat berbagai terobosan inovatif dalam eksistensi pemberdayaan keluarga maupun kesejahteraan bersama, terus digalakkan seiring upaya berbagi manfaat ke sesama.

(ard/syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama