TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polsek Tambora Gandeng FKPPI Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Pandemi Covid-19

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Cooling System, Polsek Tambora menggandeng FKPPI (forum komunikasi putra putri purnawirawan dan putra putri TNI-Polri) memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM level 3, Rabu (15/9/2021).

Sebanyak 35 kantong paket sembako diberikan kepada para sopir bajaj di sekitar depan mall season city tambora Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moh Faruk Rozi mengatakan pihaknya menggandeng FKPPI membantu warga yang terdampak wabah Covid-19 dan terdampak kebijakan PPKM level 3 di wilayah Tambora Jakarta Barat.

"Kegiatan ini sebagai wujud cooling system dalam menyambut peringatan hari kesaktian pancasila, Kami mencoba meringankan beban masyarakat, mudah-mudahan bisa meringankan dengan bantuan sembako ini " kata Kapolsek Tambora Kompol Moh Faruk Rozi, Rabu, (15/9/2021) 

Faruk menambahkan kegiatan pembagian sembako ini memiliki sasaran diantaranya para sopir Bajaj.

Dimana kita mengetahui pendapatan dari moda transportasi umum terdampak atas kebijakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 tak terkecuali para sopir Bajaj.

"Sopir Bajaj ini menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak wabah Covid-19, oleh karena itu dengan adanya bantuan paket sembako ini dapat membantu mereka," kata Faruk.

Hari ini pihaknya bersama FKPPI membagikan bantuan paket sembako sebanyak 35 kantong beras.

Bantuan tersebut diberikan kepada para sopir bajaj baik yang sedang mangkal maupun yang sedang melintas.

Faruk juga berpesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19 saat ini.

Berikan edukasi kepada masyarakat yang akan menaiki bajaj jika kedapatan tidak menggunakan masker.

"Karena Covid-19 ini bisa kita minimalisir penyebarannya secara bersama sama jika kita semua disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," tutupnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama