Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketika "Ngaliwet" Dipinggir Sungai, Seorang Warga Kampung Ciakar, Terpeleset Dan Tenggelam

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Saat "ngaliwet" dengan teman-temannya seorang pemuda RR (19) tahun warga Kampung Ciakar Kecamatan Cibeureum, tewas tenggelam di Leuwi Sileum kampung Sinargalih Kelurahan Tamansari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Minggu siang (17/10/2021).

Menurut saksi mata Fahmi (19) tahun, saksi dan teman-temannya berikut korban berangkat dengan menggunakan 5 sepeda motor untuk "ngaliwet" . 

"Tadi dia terlihat membuka baju seperti akan berenang namun terpeleset ke sungai, dan tidak muncul lagi, kami berempat mencoba menolongnya, tetapi sungainya terlalu dalam," ujarnya. 

Menurut keterangan Pawas (Perwira Pengawas) Polres Tasikmalaya Kota IPTU Ridwan Budiarta, SH (KBO Reskrim) yang mendatangi TKP dengan Tim Inafis mengatakan bahwa 5 remaja tersebut bersama-sama datang ke tempat itu untuk ngaliwet. 

Diduga korban terpeleset dari ketinggian 5 meter dan kedalaman air sekitar 3 meter, temannya sudah berusaha menolong namun kedalaman sungai menjadi kendala, akhirnya meminta bantuan warga sekitar untuk membantu evakuasi, berhasil di evakuasi tapi nyawanya sudah tidak tertolong," sambungnya. 

Menurut keterangan teman-temannya bahwa korban RR kurang mahir berenang. Pihak keluarga korban saat ditemui menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi . (HA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama