TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Terungkap, Setelah Diautopsi, Meninggalnya Menantu Dan Mertua Ternyata Bukan Tertimpa Saung

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -Kejadian meninggalnya menantu dan mertua yang sebelumnya diduga karena tertimpa saung yang ambruk di Kampung Sosopan, Desa Wargakerta, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya kini kejadian sebenarnya terungkap.

Setelah melewati outopsi yang dilakukan pihak Polres Tasikmalaya ternyata menantu dan mertua itu meninggal karena tersengat listrik yang dipasang sengaja oleh pemilik pembenihan ikan yaitu Dadang (54).

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono dalam press release di Mapolres Tasikmalaya Senin (11/10/2021) mengatakan, dari hasil outopsi diketahui ada luka bakar di bagian perut korban.

Lanjut Rimsyahtono, modus operandi yang dilakukan tersangka ini memasang sendiri jebakan atau ranjau listrik dalam kolam ikan miliknya menggunakan tali kawat dengan panjang 170 cm, kemudian posisi kabel dililitkan ke tiang bambu dan dialiri listrik,namun tersangka tidak memberikan atau memasang tanda peringatan berbahaya.

"Pelaku telah diamankan dan dikenakan pasal 389 KUHPidana tentang kelalaian, karena telah memasang jebakan sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia, ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara," terang Rimsyahtono.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah kabel, beberapa ruas bambu, serta kawat (H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama