TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Gandeng Prof Djuanda Djudda, Golkar Barru Gelar Seminar Pertanian

BARRU (wartamerdeka.info) - Setelah sukses menggelar Seminar Ekonomi Kreatif Bangkit Ditengah Pandemi bagi pelaku UMKM,  Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Barru, kembali melaksanakan Seminar Sehari tentang Pertanaian, diaula Kantor DPD Golkar Barru, Rabu (17/11/2021)

Katua DPD Golkar Barru, Mudassir Hasri Gani (MHG) dalam sambutannya saat membuka seminar tersebut, mengatakan,  Partai Golkar akan selalu hadir ditengah masyarakat dalam berbagai kegiatan. 

Hal ini katanya sebagai wujud komitmen partai dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sebelumnya, Partai Golkar menggelar seminar UMKM, Hari ini Seminar Pertanian dan setelah ini akan digagas seminar untuk para Nelayan. 

"Melalui peningkatan produksi pertanian, maka kesejahteraan masyarakat juga akan tercapai,dan ini salah satu bentuk komitmen partai Golkar untuk selalu dekat dengan masyarakat," tandas MHG. 

Kegiatan yang mengusung tema, Peningkatan Produktifitas Pertanian Di Kabupaten Barru diharapkan dapat memberi pemahaman kepada para petani untuk peningkatan produktifitas hasil pertanian yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan keluarga. 

Dikatakan,  kedepan kita berharap melalui rekayasa pertanian yang berbasis tehnologi, kita berharap kabupaten Barru akan menjadi penghasil beras organik terbesar di Indonesia. 

Kegiatan yang persertanya dibatasi 20 orang dilaksanakan dengan Prokes yang ketat menghadirkan Ahli Pertanian, Prof. Dr. Ir. Djuanda Djudda,   MS dengan materi peningkatan produktifitas pertanian. (sam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama