TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wali Kota Bekasi Resmikan Selter Pengolahan Sampah Di Kayuringin

KOTA BEKASI (wartamerdeka.info) - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meresmikan selter pengolahan sampah organik dan plastik di RW 09, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Umum Daris Foundation Handy Abdullah Nasution, Manager CDC Telkom Regional 2 Retno Isro, Camat Bekasi Selatan Ashari, Lurah Kayuringin Ricky S, dan tokoh masyarakat. Selter tersebut merupakan Program Teknologi Pembangunan Berkelanjutan (TPB)  Daris Foundation bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia. 

Wali Kota sempat menjajal mesin Rotary Kiln manual, yakni mesin pembuat pupuk kompos, dan melihat mesin pencacah plastik daur ulang ramah lingkungan.

“Digowes ya, bisa sekalian olahraga, lingkungan bersih dan badan sehat,” ujar Rahmat Effendi.

Wali Kota mengapresiasi keberadaan selter pengolahan sampah di lingkungan masyarakat yang tentu saja bermanfaat untuk lingkungan.

“Tentunya ini dapat mengurangi kuota sampah yang akan dibuang ke TPA, dan ini bisa menjadi contoh baik bagi lingkungan yang lain,” kata Wali Kota Bekasi.

Rahmat menambahkan, pengolahan sampah plastik dan sampah organik menjadi pupuk dapat meningkatkan nilai ekonomis, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Program ini dapat mewujudkan Kota Bekasi menjadi lebih hijau dan bersih. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama