TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anggota DPR - RI, Hj. Hasnah Syam Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk WNA

JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kasus pertama virus Corona varian omnicron di Indonesia. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem Hasnah Syam meminta pemerintah memperketat arus datang dan pergi khususnya untuk warga negara asing (WNA)

"Peraturan terkait lalu lintas datang dan pergi warga khususnya warga negara asing, saya minta pemerintah lebih ketat dalam menegakan aturan, jangan sampai kita kebobolan seperti ketika gelombang varian delta, rakyat sudah lelah dan ingin tidak terjadi lagi gelombang baru varian omnicron ini," ujar Anggota Komisi IX DPR fraksi NasDem Dapil Sulsel II tersebut dalam siaran persnya, Jumat (17/12/2021),

Menurut Hasnah Syam, aturan karantina harus terus ditegakkan baik bagi WNA maupun WNI yang masuk ke Indonesia melalui jalur udara, laut, hingga darat terutama pada pos-pos perbatasan dan diharapkan semua petugas serius dan bekerja maksimal.

Hasnah mendesak pemerintah untuk menggenjot dan mempercepat capaian vaksinasi, terutama untuk kelompok rentan seperti masyarakat lanjut usia.

"Di tengah tantangan varian virus omnicron yang sudah masuk ke Indonesia, pemerintah jangan kendor dalam mempercepat capaian vaksinasi dengan secara gotong royong melibatkan masyarakat," harapnya. 

Lebih lanjut, Hasnah Syam menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia tetap menaati protokol kesehatan dan ikut serta dalam program vaksinasi nasional, kerjasama kolektif antara pemerintah dan rakyat menjadi kunci kesuksesan kita dalam perang menghadapi virus Corona ini. 

"Perang melawan Covid 19 belum selesai, kita semua harus tetap waspada.",  tegas Hasnah Syam. 

(rls/syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama