Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anggota DPRD Langkat Safii Bantu Warga Korban kebakaran Di Desa Sei Bilah Pangkalan Brandan

PANGKALAN BRANDAN (wartamerdeka.info) - Anggota DPRD Langkat Sumatera Utara Utara Safii menyalurkan bantuan untuk warga yang menjadi korban kebakaran yag menghanguskan tiga rumah di Kelurahan Sei Bilah Lingkugan Vll Pasar Pompa Kecamatan Babalan Pangkalan Brandan pada Rabu (8/12).

Seperti diketahui peristiwa kebakaran terjadi Selasa (7/12) pagi menghanguskan 3 rumah warga milik M.Aufa , Herman,  Afifudin.

Penyebab kebakaran diduga  akibat korsleting listerik.

Menurut Safii, bantuan yang diberikan ini untuk meringankan beban masyarakat yang tetkena musibah. 

"Bantuan yang diserahkan ini jangan dilihat dari berapa banyak jumlah bantuan yang diserahkan, tetapi nilai ketulusan hati dan kepedulian kita sesama. Apalagi yang mendapat musibah adalah saudara kita yang sedang memerlukan uluran tangan," kata anggota DPRD Langkat Safii kepada wartamerdeka.info.

Safii  juga berharap  bantuan ini dapat dimanfaatkan dan setidaknya dapat meringankan beban warga yang telah mendapat musibah.

Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, gula dan minyak goreng dan kebutuhan lainnya.

Politisi dari Partai Perindo ini juga mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan bantuan dan berharap kepada  masyarakat yang lainnya juga bisa ikut membantu warga yang sedang kesulitan. (Hanfi/Yu Ramli)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama