TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hakordia 2021, Bupati Barru Ikuti Seminar Nasional Via Zoom

BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh. M. Si mengikuti Seminar Nasional Transformasi Perizinan Berbasis Resiko Dalam Perizinan Tambang  secara virtual melalui aplikasi Zoom  diruang Barru Smart Information Center (BASIC),  Rabu (1/12/2021).

Seminar yang dilaksanakan sebagai rangkaian Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia)  Tahun 2021. Di buka langsung Ketua KPK. RI Firli Bahuri. 

Hadir mendampingi Bupati Barru dalam seminar tersebut,  Sekda Barru Dr. Ir. Abustan, AB. M. Si. Kepala Inspektorat Abdul  Rahim. S. Ip,. M. Si. Kepala Dinas PMPTSP. TK,  Syamsir. S. Ip. M. Si. 

Ketua KPK, Firli Bahuri dalam sambutannya mengungkapkan, ada empat persoalan kebangsaan serius yang harus dituntaskan, yakni bencana alam dan non alam, narkotika, terorisme dan radikalisme, dan tindak pidana korupsi.

Persoalan korupsi, kata Ketua KPK, merupakan bagian dari empat persoalan kebangsaan yang serius karena itu merupakan kejahatan kemanusiaan.

“Kenapa disebut kejahatan bagi kemanusiaan karena merampas hak asasi manusia, menjadikan kualitas pelayanan publik dan kualiats SDM turun,” ujarnya.

Terkait dengan kebijakan penanggulangan tindak pidana korupsi, Firli menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, KPK mengupayakan untuk melakukan percepatan proses pengadilan sehingga tercapai kepastian hukum bagi tersangka.

“Begitu tersangka diumumkan, ditahan tiga sampai empat bulan langsung diadili. Jangan lagi ada penundaan keadilan. Sesungguhnya penundaan keadilan adalah ketidakadilan itu sendiri sehingga tidak ada lagi yang akan ditahan lama-lama,” tandasnya. 

(Hms/Sam).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama