Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Bertemu Plt Sekjen Kemendagri, Andi Sudirman Bahas Penanganan Covid-19

MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Penanganan Covid-19 menjadi fokus perbincangan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dengan Sekretaris Jenderal kementerian Menteri Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro.

Pertemuan yang dikemas dalam silaturahmi itu berlangsung di Rujab Wagub, Minggu malam,  30 Januari 2022.

Salah satunya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus. Apalagi varian omicron telah masuk ke Indonesia.

"Pemerintah saat ini berupaya dalam pencegahan penyebaran, terutama hadirnya varian omicron," kata Suhajar Diantoro.

Suhajar pun memberikan masukan-masukan membangun baik dalam penanganan pandemi Covid-19 maupun dukungan dalam menjalankan sistem pemerintahan yang lebih baik.

Mengingat sepak terjang Suhajar yang pernah dipercaya memimpin pemerintah daerah. Ia pernah menjadi Penjabat Gubernur Bengkulu (2015-2016) dan Penjabat Gubernur Kepulauan Riau (2020).

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, "kami membahas beragam hal, termasuk penanganan pandemi Covid-19 dan supporting pemerintahan yang lebih baik. Beliau banyak memberikan masukan kepada kami."

Pemprov Sulsel senantiasa berupaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya dengan melakukan kebut vaksinasi. Per tanggal 29 Januari 2022, capaian vaksinasi di Sulsel sebanyak 5,6 juta orang atau 79,48% dari total target 7 juta lebih. Nilai itupun di luar dari capaian vaksin anak usia 6-11 tahun yang mencapai 20,00%.

Selain itu, Pemprov Sulsel terus berupaya dalam menggalakkan kedisiplinan masyarakat tentang pentingnya 5M dan 3T. (A) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama