// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Empat juta orang mengungsi akibat perang AS-Israel vs Iran

Cinque Terre
Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel. Perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan lebih dari 1.500 orang di Iran, jumlah yang dianggap konservatif, karena perhitungan sebenarnya belum dirilis oleh pihak berwenang.(Aljazeera/red)

LINTAS BERITA

Wanita Jepang Dibunuh Mantan Pacar

Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas. Polisi mengatakan pria tersebut adalah mantan pacar korban.
Sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi.
Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Hadiri Rakor Vaksinasi, Bupati Barru Sebut Masih Ada 174 Tenaga Pendidik Belum Divaksin

BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Ir.H.Suardi Saleh,M.Si  meminta semua elemen  masyarakat termasuk Kepala Desa, Lurah serta Camat untuk terus berperan aktif dalam percepatan vaksinasi Covid 19  di Kabupaten Barru. 

Bupati menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Kordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Aula Dinas Pendidikan, Senin (17/1/2021).

Mengawali sambutannya, Bupati Barru, mengingatkan,  ditempat ini kita diundang  terhormat karena untuk sama-sama mengambil peran untuk melindungi masyarakat dari Covid 19 yang bertujuan untuk  meningkatkan Hard Immunity (kekebalan tubuh).

"Saya minta komitmennya semua karena ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita. Bagi yang belum divaksin segera Kepala Desa maupun Lurah menyetor datanya supaya dapat disingkronkan dengan data  Kabupaten,"tegas Bupati.

Dikatakan Bupati, capaian target vaksinasi tahap pertama jangan membuat kita cepat puas, alan tetapi hendaknya dijadikan pemacu semangat untuk terus mengedukasi masyarakat guna percepatan Vaksinasi. 

Menurut Bupati Barru, saat ini berdasarkan data masih ada  sekira 1104 siswa  wajib vaksin dan 174 orang tenaga pengajar yang belum divaksin.

Dia juga meminta Kepala Dinas Kesehatan agar segera mengumumkan, kapan bisa bergerak untuk vaksinasi anak umur 6-11 bisa dilaksanakan. Jangan sampai Kabupaten lain mendahului. 

"Saya perintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk segera kasih data guru dan siswa berikut permasalahannya  sehingga belum vaksin, " perintah Suardi Salehm

Sementara Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono meminta semua kekurangan dapat diperbaiki, capaian-capaian terus dibenahi, termasuk pula yang sering memprovokasi warga untuk tidak vaksin tentu pihak kami akan mencari tau siapa orangnya.

"Jangan seenaknya memprovokasi, kalau tidak mau diam saja,"ucap dia dengan nada tegas.

Pada rakor ini turut dihadiri Wakil Bupati Aska Mappe, Ketua DPRD, Dandim 1405 Mallusetasi, Kejari Barru, Ketua PN Barru, Wakil Ketua PA Barru, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Satgas Covid-19, para Camat, Lurah dan Kepala Desa serta Kepala SMA dan SMP se Kabupaten Barru. 

(Humas/Syam).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama