Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hadiri Rakor Vaksinasi, Bupati Barru Sebut Masih Ada 174 Tenaga Pendidik Belum Divaksin

BARRU (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Ir.H.Suardi Saleh,M.Si  meminta semua elemen  masyarakat termasuk Kepala Desa, Lurah serta Camat untuk terus berperan aktif dalam percepatan vaksinasi Covid 19  di Kabupaten Barru. 

Bupati menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Kordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Aula Dinas Pendidikan, Senin (17/1/2021).

Mengawali sambutannya, Bupati Barru, mengingatkan,  ditempat ini kita diundang  terhormat karena untuk sama-sama mengambil peran untuk melindungi masyarakat dari Covid 19 yang bertujuan untuk  meningkatkan Hard Immunity (kekebalan tubuh).

"Saya minta komitmennya semua karena ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita. Bagi yang belum divaksin segera Kepala Desa maupun Lurah menyetor datanya supaya dapat disingkronkan dengan data  Kabupaten,"tegas Bupati.

Dikatakan Bupati, capaian target vaksinasi tahap pertama jangan membuat kita cepat puas, alan tetapi hendaknya dijadikan pemacu semangat untuk terus mengedukasi masyarakat guna percepatan Vaksinasi. 

Menurut Bupati Barru, saat ini berdasarkan data masih ada  sekira 1104 siswa  wajib vaksin dan 174 orang tenaga pengajar yang belum divaksin.

Dia juga meminta Kepala Dinas Kesehatan agar segera mengumumkan, kapan bisa bergerak untuk vaksinasi anak umur 6-11 bisa dilaksanakan. Jangan sampai Kabupaten lain mendahului. 

"Saya perintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk segera kasih data guru dan siswa berikut permasalahannya  sehingga belum vaksin, " perintah Suardi Salehm

Sementara Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono meminta semua kekurangan dapat diperbaiki, capaian-capaian terus dibenahi, termasuk pula yang sering memprovokasi warga untuk tidak vaksin tentu pihak kami akan mencari tau siapa orangnya.

"Jangan seenaknya memprovokasi, kalau tidak mau diam saja,"ucap dia dengan nada tegas.

Pada rakor ini turut dihadiri Wakil Bupati Aska Mappe, Ketua DPRD, Dandim 1405 Mallusetasi, Kejari Barru, Ketua PN Barru, Wakil Ketua PA Barru, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Satgas Covid-19, para Camat, Lurah dan Kepala Desa serta Kepala SMA dan SMP se Kabupaten Barru. 

(Humas/Syam).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama