TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia: Tingkat Kepercayaan Publik Pada Presiden Jokowi Terus Naik

 

Presiden Joko Widodo
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo terus bergerak naik.

"Dibandingkan dengan pemimpin negara demokratis lain, approval rating atau tingkat kepercayaan publik pada Jokowi tertinggi bahkan di atas Presiden Amerika Serikat Joe Biden," kata Direktur Eksekutif Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei dengan tema "Pemulihan Ekonomi Pasca COVID-19, Pandemic Fatigue dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024" di Jakarta, Minggu (9/1/2022). 

Pada Desember 2021 tingkat kepercayaan publik kepada Jokowi mencapai 71 persen. Angka tersebut meningkat tajam dalam empat bulan terakhir dibandingkan sebelumnya Juni 2021 sebesar 59 persen.

Rinciannya, sebanyak 60,7 persen responden cukup puas dan 10,7 persen sangat puas. Sementara, yang tidak puas sama sekali hanya 2,6 persen dan 25,2 persen menyatakan kurang puas.

Capaian tingkat kepuasan publik yang diraih Jokowi dilatarbelakangi pemulihan ekonomi yang dilakukan dengan baik termasuk penanganan COVID-19.

Survei Indikator melibatkan 2.020 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Responden yang dipilih berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Survei dilakukan dengan wawancara langsung dan penentuan sample menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara itu, Menteri Investasi atau Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang hadir secara virtual mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari kerja seluruh komponen bangsa.

"Khususnya soal pemulihan ekonomi yang bisa dilakukan dengan cepat dan penangan pandemi," kata Bahlil. (An), 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama