// KTT ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Lintas Berita

Iran: Proposal AS "Sepihak dan Tidak Adil"

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang penangguhan serangan terhadap pembangkit energi Iran hingga April dan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan "sangat baik," tetapi seorang pejabat Iran mengatakan proposal AS untuk mengakhiri perang tersebut "sepihak dan tidak adil."
Seperti yang diberitakan Reuters, perang selama empat minggu telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, menewaskan ribuan orang dan menghantam ekonomi global dengan melonjaknya harga energi, yang memicu kekhawatiran inflasi global, sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Sementara itu, Iran telah menyatakan mereka tidak terlibat dalam pembicaraan dengan Washington. Iran tidak meminta jeda 10 hari untuk serangan terhadap pembangkit energinya, demikian menurut Wall Street Journal yang mengutip pernyataan para mediator perundingan perdamaian. (Reuters/red)

Membanggakan... Dirjen Bina Pemdes Ungkap Sejumlah Pemdes Sudah Laksanakan Pilkades Berbasis e-Voting

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengatakan, tidak sedikit pemerintah desa (pemdes) yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan menerapkan sistem pemungutan suara berbasis elektronik atau e-voting. 

Sistem tersebut diterapkan sebagai upaya memperbaiki sekaligus meningkatkan proses demokrasi di tingkat desa. 

Hal itu disampaikan Yusharto saat menjadi narasumber dalam Podcast Bikin Bangga Indonesia yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Kamis (27/1/2022). 

Yusharto menuturkan, e-voting merupakan sistem digital yang dapat digunakan mulai dari tahap pembuatan surat suara, pengiriman, pemungutan suara, penghitungan, hingga tabulasi ke pusat data. 

Di samping itu, sistem e-voting ini menjadi investasi bagi pemerintah daerah (pemda) dalam menjalankan proses Pemilu berbasis digital. 

Pada 2022, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemdes akan terus menyosialisasikan dan mengajak pemerintah kabupaten/kota hingga provinsi menerapkan sistem e-voting. 

"Mudah-mudahan ada replikasi ke kabupaten-kabupaten lain," ujar Yusharto. 

Selain penerapan e-voting, dalam kesempatan itu Yusharto juga menjelaskan pentingnya data kependudukan dalam mendukung proses perencanaan pembangunan di desa. Hal itu termasuk dalam memanfaatkan potensi dan mengatasi permasalahan di tingkat desa. Karena itu, dibutuhkan data yang valid, lengkap, dan berkelanjutan. 

Tak hanya itu, Yusharto juga menjelaskan bagaimana upaya Ditjen Bina Pemdes dalam mendukung pembangunan di desa. Misalnya, mewadahi pengaduan masyarakat atau perangkat desa yang mengalami kendala dalam mengoperasikan sistem penyelenggaraan pemerintahan desa. 

"Kami melakukan pendampingan melalui call center WA. Contohnya soal jalan desa, penggunaan dana desa, dan lain-lain," ujarnya. 

Ditjen Bina Pemdes juga getol melakukan pendampingan langsung ke sejumlah desa. Menurutnya, terjun ke lapangan merupakan cara solutif agar kebijakan dapat tepat sasaran. 

"Kalau bisa dijangkau, kami akan menindaklanjuti ke lokasi (desa)," ujarnya. 

Sebagai informasi, Podcast BPSDM dengan tagline “Bikin Bangga Indonesia” merupakan salah satu rangkaian kerja program BPSDM TV. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) agar termotivasi dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Untuk mengetengahkan berbagai sudut pandang, acara ini pun menghadirkan berbagai narasumber yang mumpuni di bidangnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama