Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pupuk Langka, Anggota DPRD Syamsu Rijal Monitoring Distribusi Ke Petani

BARRU (wartamerdeka.info) - Kisruh akibat kelangkaan pupuk dan adanya dugaan harga terlalu tinggi, Anggota DIRD Barru Komisi II,  Syamsu Rijal,  S. Pd langsung turun lapangan melakukan minitoring penyaluran pupuk bersubsidi.

Untuk memastikan informasi itu, Syamsu Rijal turun  menanyakan langsung ke petani terkait kuota pupuk subsidi  di tingkat petani. 

"Ditemukan harga pupuk bervariasi, bahkan ada harga Rp 135,000 yang sampai ke petani. Kisruh harga pupuk bersubsidi ini terjadi pada tingkat kelompok tani. Artinya ada kecenderungan pengurus kelompok,  ketua atau oknum dalam kelompok tani itu yang bermain," beber politisi PDIP itu yang dihubungi Ahad (30/1/2022).

Dikatakan,  berdasarkan hasil penelusuran dilapangan diperoleh informasi bahwa salah satu alasan penyebab kenaikan harga eceran tertinggi (HET) disebabkan oleh biaya langsir, konpensasi penebusan yang telah disepekati yaitu bayar setelah panen. 

Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa kelompok yang ditemukan justru petani sendiri yang menjemput pupuk digudang pengecer dan membayar cash ke ketua kelompok dengan harga yang jauh diatas HET tersebut. 

 "Yang sama sekali tidak beralasan adalah kenaikan harga yang ditentukan oleh oknum pengurus kelompok secara sepihak tanpa ada kesepakatan dengan anggota kelompok. Ini yang perlu ditindak lanjuti, " tandas dia.

 Untuk meredam gejolak ditengah masyarakat, maka legislator yang dikenal dekat masyarakat itu mengaku  akan berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk sesegera mungkin merumuskan sebuah pola dalam menertibkan hal tersebut. 

"Kita akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi terbaik dan jika masih ada yang berani bermain-main dengan harga pupuk, khususnya pupuk bersubsidi akan kita serahkan ke pihak berwajib," tegas Syamsu Rijal. 

(syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...