TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Turunkan Pasukan Jam Rawan, Kapoldasu: Untuk Pastikan Aktifitas Masyarakat Aman

MEDAN (wartamerdeka.info) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menurunkan pasukan jam rawan mengantisipasi aksi kejahatan jalanan di Kota Medan.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan diturunkannya pasukan pada jam rawan sebagai bentuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan aktivitasnya.

"Pasukan jam rawan ini ditempatkan di 273 titik persimpangan yang rawan aksi kejahatan, macat dan kecelakaan lalu lintas, di Kota Medan," katanya, Kamis (6/1/2022). 

Hadi berharap, disebarnya pasukan jam rawan dapat mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan jalanan seperti begal dan aksi perampokan lainnya yang meresahkan warga Kota Medan.

"Pasukan jam rawan akan melaksanakan tugas pada pagi hari Pukul 06.30 WIB - Pukul 09.00 WIB dan sore hari Pukul 16.00 WIB - Pukul 18.00 WIB," terangnya.

Hadi menambahkan, Polres sejajaran turut menurunkan pasukan jam rawan dalam upaya menekan aksi kriminal sehingga situasi kamtibmas di Sumatera Utara tetap kondusif.

"Pasukan jam rawan ini terus diaktifkan sebagai upaya mengantisipasi masyarakat menjadi korban tindak kejahatan saat beraktivitas di luar rumah," pungkasnya. (Tyo) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama