TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bimtek E-Data Sektoral Diskominfo, Bupati Nelson: Data Menjadi Aspek Penting Pengukuran Capaian

MANADO (wartamerdeka.info) - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan bimbingan teknik (bimtek) penginputan e-data sektoral yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gorontalo.

Ia menyebut, basis data merupakan aspek penting, di antaranya dalam perumusan kebijakan dan menjelaskan pengukuran capaian dan kinerja pembangunan.

Kegiatan ini digelar di Hotel Aston Manado selama dua hari, terhitung Kamis sampai dengan Jumat, dengan menghadirkan peserta dari stakeholder terkait, utamanya pemerintah desa pemerintah kecamatan dan unit pelayanan kesehatan masyarakat.

Bupati Nelson juga menilai, penyelenggaraan Bimtek E-Data Sektoral merupakan sebuah langkah maju, sebab data, kata dia, sangat penting dalam segala hal pembangunan.

"Saya sangat berterima kasih, Dinas Kominfo telah menjadi ujung tombak dalam hal penguatan data statistik di daerah ini, sehingga semua data akan bersumber dari Kominfo,” tandas Nelson membuka kegiatan itu, Kamis (24/3/2022), di Manado.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumanti Maku dalam laporannya menjelaskan bahwa secara Nasional Pemerintah tengah mendorong program Satu Data Indonesia.

Program ini, kata Sumanti, bertujuan untuk menyajikan data secara berdaulat, sehingga pemerintah akan lebih efisien merancang rencana kerja pembangunan.

Berdasarkan Perpres 39 tahun 2019, Satu Data Indonesia disebut sebagai suatu kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan instansi daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan Kode Referensi dan Data Induk. 

Bimtek penginputan e-data sektoral tersebut diawali dengan penyampaian materi dari pihak BPS Provinsi Gorontalo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Naway, dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Fatrah Sunge, SE. (Irf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama