TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polda Sumut Kerahkan Personil Bantu Warga Terdampak Banjir Di Medan

MEDAN (wartamerdeka.info) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S M.Si mengintruksikan personel jajaran agar siaga mengantisipasi bencana banjir, Selasa (01/03/2022).

Seiring fenomena cuaca yang terjadi terkait intensitas hujan di wilayah hukum Polrestabes Medan, personil Dit Samapta Polda Sumut pun disiagakan. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi SIK, SH mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan banjir di sejumlah perumahan warga.

"Kapolda sudah mengintruksikan agar siaga personel, sarana dan prasarana serta meningkatkan kerjasama dengan stakeholder terkait mengantisipasi bencana bajir mengingat hingga saat ini mengingat cuaca tidak dapat diprediksi," ujarnya Kombes Hadi.

Sambungnya, untuk menghadapi cuaca buruk Polda Sumut  sudah siap, mulai dari personel hingga peralatan yang dibutuhkan, agar nantinya dalam evakuasi warga sesuai dengan harapan.

Kabid Humas juga mengingatkan seluruh warga agar terus waspada dalam mengahapi cuaca yang tidak bersahabat seperti curah hujan yang lebat. 

“Dengan kesiapan personel, sarana dan prasarana diharapkap dapat menghadapi segala kemungkinan seperti terjadi banjir dengan baik agar dapat membantu masyarakat,” tutup Kabid Humas Polda Sumut. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama