// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Alami Sedikit Gangguan, Aparat Dukcapil Tetap Semangat Jemput Bola Di Pulau Kera Kupang

Wujud Kehadiran Negara, Dukcapil Jemput Bola di Pulau Kera Kupang
Dukcapil Jemput Bola di Pulau Kera Kupang
KUPANG (wartamerdeka.info) -- Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) pada Senin (25/4/2022) dan Selasa (26/4/2022) telah melakukan kegiatan jemput bola di Pulau Kera, Kabupaten Kupang, NTT. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki kerterbatasan akses dan meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.

Pelayanan dimulai pada Senin (25/4/2022) dengan tim Ditjen Dukcapil beserta Dinas Dukcapil Kabupaten Kupang berangkat dari Pelabuhan di Pasar Ikan Oeba Kota Kupang. Sampai di lokasi tim Dukcapil langsung mempersiapkan peralatan dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Ketua Tim GISA Pulau Kera, Walter Edward Malau, dalam pengarahannya mengatakan bahwa kegiatan jajaran Dukcapil ini sebagai wujud kehadiran negara dalam memenuhi hak warga negara.

"Dengan adanya dokumen kependudukan, maka Bapak/Ibu semua dapat mendapatkan pelayanan publik lainnya seperti bantuan bansos, bantuan untuk nelayan atau pelayanan kesehatan lainnya," jelas Walter.

Dalam pelayanan yang dilakukan bukanlah tanpa hambatan. Menjelang siang, jaringan mengalami gangguan sehingga tim harus berpindah ke spot lain yang memiliki jaringan lebih stabil.

Setelah pemindahan peralatan selesai dilakukan, tim Dukcapil kembali melakukan pelayanan kepada masyarakat Pulau Kera. Namun menjenlang pukul 20.00 WITA, jaringan kembali mengalami gangguan yang memaksa tim Dukcapil harus segera menemukan solusinya.

Dengan diskusi Tim Ditjen Dukcapil bersama Disdukcapil Kupang dan masyarakat, akhirnya pada pelayanan hari kedua (26/4/2022) pelayanan akan berpindah ke Rumah Dinas Lama Bupati Kabupaten Kupang. Masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan khususnya perekaman KTP-el akan dijemput menuju lokasi.



Dalam data awal yang diperoleh, penduduk di Pulau Kera sebanyak 422 jiwa yg ada dalam 105 KK. Sejumlah 112 jiwa dari 422 jiwa tersebut belum rekam KTP-el.

Pada dua hari pelayanan Jebol, total telah diberikan sejumlah 238 dokumen kependudukan. Rincian pelayanan yang diberikan yaitu perekaman KTP-el kepada 48 orang. Sedangkan sisanya dari 112 jiwa tersebut yaitu sebanyak 64 jiwa, datanya telah diperoleh Disdukcapil Kupang dan akan ditindaklanjuti pelayanannya dengan Jebol lanjutan.

Untuk cetak KTP-el 123 keping, 29 akta kelahiran, 35 kartu keluarga serta pernerbitan 3 SKPWNI. 

Mita salah seorang penduduk yang mendapatkan pelayanan mengucapkan rasa senangnya pada layanan jemput bola ini.

"Saya telah menerima KTP-el baru dan KK baru, saya ucapkan terimakasih kepada Ditjen Dukcapil dan Kabupaten Kupang atas layanan jemput bola yang diberikan ini," ucapnya senang.

Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama mengatakan bahwa giat GISA ini memang rutin dilakukan.

"Demi menjangkau seluruh penduduk Indonesia, negara wajib hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika ada keterbatasan masyarakat, kami yang akan mendatangi mereka," papar Yama.

Kegiatan ini tidak luput dari dukungan penuh Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh agar jajaran Dukcapil bekerja keras dalam melayani dokumen kependudukan dan mengatasi hambatan dan rintangan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama