TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kunjungi Korban Kebakaran Di Maddo, Bupati Barru Serahkan Bantuan

BARRU (wartamerdeka.info) - Usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat dihalaman Mapolres Barru, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh.M.Si mengunjungi korban kebakaran di Dusun Maddo Desa Tellumpanua  Kec. Taneterilau, Jumat (22/4/2022).

Ditengah padatnya kegiatannya, Pemimpin tanpa sekat itu tetap punya kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah.

Didampingi Wakil Ketua Baznas Barru, Plt. BPBD, Pemerintah setempat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tellumpanua, Suardi Saleh menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran masing-masing bernama Hj. Hamsina (59) Mudassir (56) dan Hasanuddin (42).

"Pemimpin itu harus peka terhadap segala kesulitan atau musibah yang menimpa masyarakat", kata Suardi Saleh yang tak hentinya memberi motivasi dan semangat kepada para korban kebakaran.

"Sabbarakki, dibalik musibah ini pasti ada hikmahnya. Allah tidak akan memberikan kita cobaan yang tidak mampu kita pikul. Kami tentu ikut merasakan apa yang bapak ibu rasakan," imbuh Bupati yang dikenal dekat dengan warganya itu. 

Diketahui, musibah kebakaran kembali terjadi di Dusun Maddo, Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, pada Kamis siang (21/4/2022), sekira pukul 13.30 Wita.

Kebakaran yang diduga karena arus pendek listrik menghanguskan 3 unit rumah panggung milik Hj. Hamsina (59) pekerjaan guru, Mudassir (56) pekerjaan security dan Hasanuddin (42) pekerjaan guru.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp. 1 Milyar, Alat Musik Rp.100.000.000, emas 50 gram, sertifikat tanah dan berkas berkas lainnya.

(Ahkam/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama