TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sikapi Protes Penjual Di Pasar Takkalasi, Sekda Bersama Kapolres Barru Gelar Rapat Terbatas

BARRU (wartamerdeka.info) - Aksi unjuk rasa puluhan penjual ikan di pasar Takkalasi Kecamatan Balusu sebagai bentuk protes terhadap sweeping kartu vaksin yang dilakukan aparat didepan pintu masuk pasar mendapat tanggapan Pihak Pemda Barru dan Polres Barru. 

Sekda Barru, Dr. Abustan bersama Kapolres Barru AKBP Yudha Wirajati, S. IK. MH sesaat setelah menerima laporan,  langsung turun kelokasi dan melakukan pertemuan terbatas, Selasa (13/4/2022).

Hadir dalam rapat tersebut, Camat Balusu A. Ika Syamsu Alam. SSTP. M.Si. Kasat Lantas Polres Barru, AKP H. Abd. Samad. Humas Polres Barru AKP. H. Fatahuddin, Kapolsek Balusu, Plt. Danramil Soppengriaja Balusu. Lurah Takkalasi dan Kepala Pasar Takkalasi. 

Kapolres Barru AKBP Yudha Wirajati menegaskan,  pelaksanaan vaksinasi tidak boleh dihalangi.  Namun demikian tehnis pelaksanaannya boleh dibicarakan bersama.

Hal yang sama disampaikan Sekda Barru,  Dr. Abustan. Kita memahami apa yang menjadi keluhan para pedagang khususnya penjual ikan dipasar. Tapi sepinya pembeli tidak sepenuhnya karena warga dihalangi masuk pasar karena vaksin tapi boleh jadi karena kondisi bulan puasa. 

Dalam pertemuan terbatas tersebut, beberapa poin usul saran yang menjadi kesekatan diantaranya,  Selama bulan Ramadhan pelayanan vaksinasi di sekitar pasar Takkalasi tetap dilaksanakan,  namun tidak lagi ada kegiatan pemeriksaan. 

Selain itu, pengunjung pasar yang sudah berbelanja tetap dihimbau melaksanakan vaksinasi. 

Kemudian setelah bulan Ramadhan,  kegiatan  vaksinasi dintensifkan kembali terutama untuk menyasar para penjual di pasar yang belum vaksin. 

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan penjual ikan  mendatangl Posko Vaksin yamg berada didekat pintu masuk pasar. Mereka protes ketatnya pemeriksaan bagi wargaYang hendak masuk pasar. Hasilnya, pasar menjadi sepi  dan tidak ada pembeli dan ikan menjadi busuk. 

Kondinator aksi, Mahmud mengaku aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dengan ketatnya pemeriksaan bagi para pengunjung pasar. Akibatnya, jualan mereka mrnjadi tidak laku karena tidak ada pembeli. 

"Gara-gara orang dihalangi masuk pasar kalau tidak vaksin sehingga tidak ada pembeli," teriak A. Kamaruddin salah seorang penjual yang ikut demo. 

(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama