Langsung ke konten utama

Pansus Tatib DPRD Prov Sulsel Berkunjung Ke DPRD Barru

BARRU (wartamerdeka.info) – Anggota DPRD Kabupaten Barru, H.Rusdi Cara, SH. Menerima kunjungan Anggota Pansus Rancangan Perubahan Peraturan Tatib DPRD Sulsel dipimpin Ketua Pansus Andi Januar Jaury Dharwis didampingi Wakil Ketua Pansus Tatib Usman Lonta bersama 15 legislator Sulsel lainnya.

Tim Pansus DPRD Provinsi Sulawesi Selatan  tersebut, diterima di ruang paripurna DPRD Barru.

Andi Januar mengungkapkan alasan kunjungan Pansus Tatib DPRD Sulsel ke DPRD Barru karena parlemen tersebut telah melakukan perubahan tatib dan sudah membentuk Bapemperda. Berbeda dengan DPRD Sulsel yang memilih bentuk Pansus.

Wakil Partai Demokrat di Parlemen Sulsel sempat mengajukan pertanyaan apakah dalam tatib DPRD Barru sudah mengakomodir muatan lokal.

Pihak DPRD Barru melalui Rusdi Cara mengakui bahwa pihaknya baru kali ini menerapkan sosper dan diakomodir dalam tatib dan sosper ini kami juga adopsi dari pihak Provinsi Jawa Barat, DPRD Sulsel dan Kota Pare-pare sebagai hasil kunker kita ketika itu.

“Dalam Pansus tatib ini. Anggota DPRD Sulsel telah melakukan sosialisasi terhadap peraturan daerah dan penguatan wawasan kebangsaan dan yang terbaru kunjungan ke daerah pemilihan,” ujar Januar, kemarin.

Diakui Rusdi Cara jika perubahan tatib DPRD Barru tidak memuat penguatan wawasan kebangsaan. Kami hanya mengakomodir sosper dan kunjungan dapil.

Kata Rusdi Cara mempelajari Sosper dari Provinsi Jawa Barat. “Namun adopsi dari Jawa Barat tidak semua diakomodir karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kondisi daerah,” ujar Rusdi.

Dikatakan legislator Partai Golkar ini. Dalam penyebarluasan sosper juga menyiapkan tenaga ahli dan nara sumber

Dari pihak DPRD Sulsel memberikan pencerahan agar bisa dilakukan berdasarkan antara reses dengan kunjungan dapil. Kunjungan Dapil itu bisa empat kali dalam setahun. Sedangkan reses disesuaikan dengan masa sidang

Pada pertemuan dengan DPRD Barru, para legislator Sulsel yang berjumlah 17 orang ini secara bergantian menanyakan beberapa bagian dari perubahan tatib yang dilakukan para legislator Barru. 

(Udi/Syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...