Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Brigadir J Secara Transparan

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di  Duren Tiga, masih terus jadi sorotan masyarakat.

Terkait hal itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk mengusut tuntas kasus tewasnya Brigadir J secara akuntabel, jujur, dan transparan. 

Hal itu menurutnya sesuai harapan masyarakat dan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sigit mengatakan Polri menjaga seluruh proses hukum kasus ini agar dapat dipertanggung jawabkan kepada publik.

"Demi menjaga marwah dan nama institusi Polri," kata Sigit melalui akun Instagramnya @listyosigitprabowo, Jumat (12/8/2022). 

Menurutnya, pengungkapan perkara ini mengedepankan scientific investigation yang melibatkan Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification, dan tindakan lain yang bersifat ilmiah. 

Pihak eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas juga dilibatkan untuk menjamin transparansi penyidikan.

Selain telah menetapkan 4 orang tersangka, di antara Irjen Ferdy Sambo yang diduga jadi otak kasus pembunuhan tersebut, Sigit menjelaskan Polri juga melakukan pemeriksaan kode etik. 

Dia menekankan, bila ditemukan unsur pidana dalam pemeriksaan kode etik akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang," tuturnya. (A) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama