Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ratusan Ribu Pil Ecstasy Disita, Satresnarkoba Pokres Jakbar Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal

JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali menggagalkan peredaran gelap Narkoba jaringan internasional di provinsi Riau.

Tak tanggung tanggung dari hasil pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan ratusan ribu narkotika jenis pil ecstasy.

Saat dikonfirmasi Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal membenarkan adanya pengungkapan tersebut.

"Ya benar, kami berhasil menggagalkan peredaran gelap Narkoba jaringan internasional berupa Ratusan ribu narkotika jenis Pil Ecstasy," ujar AKBP Akmal saat dikonfirmasi, Jumat (12/8/2022).

Akmal menjelaskan, pengungkapan tersebut berhasil diungkap oleh unit 1 dibawah pimpinannya langsung di wilayah Pekanbaru Riau setelah sebelumnya menangkap pengguna dengan barang bukti 1/4 butir ekstasi di Jakarta.

"Selain mengamankan Ratusan Ribu narkotika jenis Pil Ecstasy kami juga turut mengamankan 2 orang yang diduga sebagai Kurir," ucapnya

"Informasi yang kami dapat pil Ecstasy tersebut berasal dari malaysia yang akan di selundupkan ke jakarta melalui pekanbaru riau," terangnya 

Sementara penyidik masih melakukan proses penyidikan lebih lanjut 

"Akan kami sampaikan secara detail dalam waktu dekat terkait pengungkapan tersebut," ujar Akmal. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama