// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Satgas Pamtas Yonif 711/Rks Tanam Jagung dan Cabai Di Perbatasan RI-PNG, Mendapat Apresiasi Warga

JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Untuk  mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Brigif 22/OM melaksanakan menanam Jagung dan Cabai bersama instansi terkait dan masyarakat, bertempat di Makotis Skouw perbatasan RI-PNG Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Jumat (12/08/2022). 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Letkol Inf Mutakbir dalam keterangannya. 

Dansatgas mengungkapkan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program bidang teritorial Satgas TNI Yonif 711/Rks dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di bidang pertanian.

“Program ketahanan pangan  digalakkan oleh TNI AD melalui Satgas Pamtas Yonif 711/Rks dalam mengelola lahan kosong untuk dijadikan lahan produktif, sehingga bisa menghasilkan tanaman pangan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Letkol Inf Mutakbir.

"Jadi untuk mempertahankan kebutuhan pangan sehari-hari kembali kepada inisiatif maupun kreatifitas kita dalam memanfaatkan lahan untuk pertanian. Ada kemauan dan mau kerja keras, Insyaallah ada hasil terbaik. Oleh karenanya, ayo kita manfaatkan lahan kosong untuk kepentingan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan," imbuhnya.

Hal tersebut merupakan wujud terobosan dan atas peran aktif Satgas Pamtas Yonif 711/Rks untuk memberikan pelayanan  masyarakat guna meningkatkan ketahan pangan di Papua.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, dengan cara apa? Ya memanfaatkan lahan yang belum digunakan dengan baik. Sisanya, akan kita kembalikan ke masyarakat,” tegas Letkol Inf Mutakbir 

Tanah di wilayah Papua ini Khususnya di Perbatasan Skouw Sae merupakan tanah yang subur, sehingga tanaman apa pun yang ditanam akan tumbuh dengan baik dengan cara penanaman yang tepat.

"Semoga hasil dari tanam Jagung dan Cabai ini tumbuh baik dan maksimal, serta bermanfaat untuk warga masyarakat kurang mampu di wilayah Khususnya Kampung Skouw Sae," Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks.

Seperti diketahui bersama, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman,SE.,MM., telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung ketersediaan dan meningkatkan produksi pangan bagi masyarakat. 

Di sela kegiatan tersebut, Dansatgas juga menyempatkan memberikan bantuan berupa baju merah putih kepada kelompok tani dan masyarakat yang ikut dalam penanaman tersebut. 

Dansatgas berharap dengan adanya program penanaman jagung dan cabai yang digelar secara serentak dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Khususnya Distrik Muara Tami, Papua.


Sementara itu, Bapak Albert (65) selaku tokoh masyarakat menyampaikan, turut mendukung dan mengapresiasi atas program ketahanan pangan yang dilakukan TNI Angkatan Darat khususnya melalui Satgas Pamtas Yonif 711/Rks dengan memanfaatkan lahan sehingga menjadi lebih produktif.

"Kegiatan ini sangat membantu dalam hal ketercukupan kebutuhan pangan bagi masyarakat khususnya warga sekitar di Distrik Muara Tami. Terima kasih untuk Bapak Dansatgas Pamtas Yonif 711/Rks beserta anggotanya. Sebagai bentuk dukungan, kami juga akan menggerakkan masyarakat Khususnya di Perbatasan Skouw ini terkait dengan pemeliharaan kegiatan tanam jagung dan cabai ini," pungkasnya.

"Sekali lagi terima kasih karena sudah dilibatkan dan diajarkan kami memanfaatkan lahan yang berada di sekitar lingkungannya," tutup Albert.(Pen Yonif 711/Rks)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama