TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Warga Lampura Penderita Hepatitis B Harapkan Bantuan Pemerintah

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) -  Ahmad Jailani (37) warga talang dungkul, Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) sejak didiagnosis menderita penyakit Hepatitis B saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Bunda . Kini setiap tiga pekan sekali, ia mesti kontrol di Rumah Sakit Abdul Muluk, Bandar Lampung. 

Kondisi fisik yang melemah serta rasa sakit bahkan terkadang muntah darah mengharuskan pria yang mempunyai tiga orang anak tersebut rajin melakukan kontrol. 

Dengan segala keterbatasan, Ahmad Jailani yang berprofesi sebagai buruh tani itu terus berjuang melawan penyakitnya. Iya menceritakan jika terlambat melakukan kontrol maka tubuhnya akan melemah serta sakit pada bagian perut. 

"Beginilah kondisi saya pak, sejak saya menderita penyakit Hepatitis B ini, tubuh saya sakit dan sangat lemah," ungkap Ahmad Jailani saat didatangi oleh tim Reaksi Cepat anggota  komisi VIII DPR RI Komang Koheri. SE. Fraksi PDIP yang diwakili oleh Idrus ketua tim Rekasi cepat  Komang Dari Utara bersama media ini, Sabtu (27/8/2021). 

Ahmad Jailani menceritakan dirinya terus berjuang melawan penyakitnya tersebut sejak tahun 2017 lalu hingga kini ia mesti melakukan kontrol secara rutin. 

"Sudah lima tahun saya menderita penyakit ini, selama itu juga pengobatan ini untuk mengurangi rasa sakit sementara, tidak lama kembali kambuh lagi jadi bolak-balik rumah sakit terus," keluhnya. 

Tentunya Ahmad Jailani membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk berjuang melawan penyakitnya, jarak tempuh yang jauh pastinya ia  harus menguarkan dana yang tak sedikit. 

"Saya berharap kepada pemerintah dan para dermawan bisa membantu untuk biaya pengobatan, karena selain untuk berobat, saya juga harus menafkahi istri dan tiga orang anak saya," harapnya.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama