Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jaringan Kabel Listrik PT PLN Di Kecamatan Brandan Barat Membahayakan Warga

LANGKAT (wartamerdeka.info) -Jaringan listrik milik PT PLN (Perusahaan listrik Negara) yang berada di Dusun  III Lorong Puskesmas, Desa Lubuk Kasih,  Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat  keberadaannya sangat membahayakan warga masyarakat.

Warga yang melintas di jalan tersebut dihantui  rasa ketakutan kena sengatan listrik alias kontak. Pasalnya jaringan kabel listrik yang melintang kurang lebih 200 meter keberadaannya hanya ditopang dengan Bambu yang rapuh dan pelepah batang Sawit milik warga.

Warga  Lubuk Kasih, Jumadi (40) dan Nasrun 50 kepada Wartawan, kemarin menyesalkan kurang  perhatiannya Manajemen ataupun Petugas PT PLN terkait hal ini.

Menurut kedua warga tersebut jaringan kabel yang membahayakan itu sudah lama terkesan dibiarkan aja oleh petugas.

"Dan yang lebih membayakan lagi kabel jaringan yang langsung keTrapo milik PLN  kabelnya berada diatas seng rumah salah seorang warga dan apabila terjadi kotsleting kita tidak dapat membayangkannya,"sebut keduanya.

Warga juga sudah coba melaporkan kepada PT PLN, namun tetap belum ada tindak lanjutnya.

Sementara berdasarkan pantauan wartawan,melihat insfrastruktur perusahaam Plat Merah(BUMN) tersebut sudah sangat tidak layak.

Seharusnya kabel diletakkan pada tiang penyangga besi atau tiang beton yang kokoh didirikan,  bukan sebaliknya hanya ditopang bambu rapuh dan batang pelepah sawit.

Keresahan warga tersebut sangatlah wajar, karena menyangkut keselamatan masyarakat yang melintas jalan tersebut.  Dan hal ini harus menjadi Perhatian Pejabat PT PLN setempat agar hal  ini segera diperbaiki.

Jangan karena jalan di dusun/perkampungan petugas PLN  sepele sebut salah seorang warga pemerhati Listrik Yan Herdiansyah SE kepada wartamerdeka.info.

Beberapa pejabat PT PLN ketika dikonfirmasi senin 12/9 /2022 belum berhasil ditemui menurut Security Pimpinan lagi keluar.

(HASRIZAL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama