Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Menko Airlangga: Kartu Prakerja, Kisah Sukses Pemerintah Melakukan Transformasi Pendidikan

BONTANG (wartamerdeka.info) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Program Kartu Prakerja sebagai kisah sukses pemerintah untuk melakukan transformasi pendidikan terutama untuk orang dewasa.

"Kartu Prakerja adalah kisah sukses Pemerintah Indonesia mentransformasi sistem pendidikan," kata Menko Perekonomian Airlangga dalam sambutan virtual untuk membuka Temu Alumni Kartu Prakerja di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Jumat.

Peningkatan kemampuan atau upskilling dan pelatihan kemampuan baru atau resklilling untuk calon pekerja maupun yang sudah bekerja dapat dilakukan melalui Kartu Prakerja.

Tidak hanya itu, Kartu Prakerja juga wujud kesuksesan dalam mendorong pembelajaran untuk orang dewasa atau adult learning. Airlangga menyoroti bahwa proses pembelajaran memang seharusnya tidak mengenal usia tapi sepanjang hayat.

"Apalagi dunia kerja terus berubah. Jadi kita terus dituntut untuk beradaptasi," jelasnya.

Untuk itu, katanya, Kartu Prakerja menggunakan teknologi informasi terkini untuk bisa menjangkau dan memberikan akses pelatihan seluas-luasnya bagi jutaan orang. Selain itu, kemitraan dengan swasta dan universitas dibangun untuk menyediakan ratusan bahkan ribuan pelatihan.

Hasilnya telah mulai terlihat dengan data BPS memperlihatkan persentase angkatan kerja yang pernah mengikuti pelatihan atau kursus 2019-2020 berada di kisaran 10 persen. Pada 2022, terjadi peningkatan menjadi 16,36 persen.

"Dengan mayoritas dikontribusikan dari pelatihan program Kartu Prakerja," ujar Airlangga.

Dalam kesempatan itu, Airlangga berpesan agar lembaga pelatihan terus meningkatkan kualitas modul, metode tes, instruktur, infrastruktur dan layanan bagi purna penerima Kartu Prakerja. Serta bagi alumni dia mengingatkan bahwa selain keterampilan diperlukan sikap dan presentasi diri yang baik. (An)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...