Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mendata Tuna Wisma Dan Anak Jalanan, BPS Kab Tangerang Gelar Kegiatan Malam Regsosek 2022 Di Kecamatan Kelapa Dua

TANGERANG (wartamerdeka.info) -  Dalam upaya pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabuten Tangerang melakukan kegiatan Malam Regsosek 2022 yaitu pendataan terhadap tunawisma, orang yang terganggu jiwanya, anak punk, anak jalanan pada  Minggu (30/11/2022) dini hari, di wilayah Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.

Kagiatan  Malam Regsosek tersebut berlangsung dimulai pukul 12 malam berakhir hingga jam 2 pagi.

Tim Malam Regsosek BPS Kabupaten Tangerang melibatkan personil BPS Kabupaten Tangerang diantaranya, Deden, Sary Muharani, Heny Hamaningsih. Juga dibantu oleh Mitra Utama BPS atau petugas lapangan Kecamatan Kelapa Dua,Aldiyan Anwarudin , Erlando, Rojidun, Wahyudi.Juga dampingi oleh aparat Polsek dan Koramil Kecamatan Kelapa Dua yaitu Bhinamas dan Bhabinsa .

Setelah melakukan penelusuran di beberapa lokasi yang telah dipetakan sebelum nya akhirnya tim  dari BPS  Kabupaten Tangerang berhasil menemukan dan mendata beberapa tunawisma dan orang yang terganggu jiwanya atau orang gila di wilayah Kelurahan Panunggangan Barat dan Kelurahan Bencongan. 

Kegiatan pendataan pada saat itu mendapat respon positif dari masyarakat dan sangat membantu.

Menurut Agusman Simbolon, pegawai BPS Provinsi Banten yang ikut dalam kegiatan malam Regsosek tersebut,  kegiatan ini untuk mengetahui jumlah tunawisma yang tidak bertempat tinggal dan tidak memiliki keluarga khususnya yang menjadikan kawasan publik sebagai tempat tinggal.

"Tunawisma dan orang gila harus terdata jangan sampai terlewatkan," ujar Agusman.

Kegiatan Regsosek digelar BPS Kabupaten Tangerang  ini menjadi potret kehidupan nyata  bahwa sebenarnya ada tunawisma  yang tidak bisa hidup layak dan nyaman.(Hanafi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama