Iklan

 


Iklan

 


,

MENU

Iklan

 


Menpora Dan Erick Tohir Temui Ptesiden FIFA Bahas Persiapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Selasa, Desember 20, 2022, Desember 20, 2022 WIB Last Updated 2022-12-19T21:15:08Z

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Menteri Badan Usaha Negara Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemui Presiden FIFA Gianni Infantino di Qatar untuk membahas persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Kabar pertemuan ketiganya di Doha tersebut, diungkapkan Erick Thohir pada Minggu (18/12).

"Pertemuan Pak Menpora Zainudin Amali dan Presiden FIFA Gianni Infantino, membahas persiapan Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan, agar berjalan dengan baik. Gianni Infantino mendukung permintaan Presiden @jokowi untuk memaksimalkan penyelenggaraan kegiatan ini," ungkap Erick dalam sebuah pernyataan yang diterima di Jakarta.

Menurut Erick, Qatar dapat menjadi contoh penyelenggaraan Piala Dunia yang sukses. Salah satu tolok ukur kesuksesan tersebut adalah kemampuan Qatar dalam menyajikan pesta olahraga yang meriah, sekaligus memperkenalkan keindahan budaya Islami lewat sepak bola.

Baca juga: Suporter Indonesia berharap Piala Dunia U-20 bisa tiru Qatar

Erick menambahkan, di Piala Dunia Qatar 2022 juga, pecinta sepak bola dapat menyaksikan untuk pertama kalinya pertandingan sepak bola pria dipimpin oleh wasit perempuan. Hebatnya lagi, hanya pada Piala Dunia 2022 Qatar inilah antusiasme penonton baik secara langsung maupun streaming luar biasa tinggi karena berhasil mencapai lebih dari dua miliar orang penonton. Tertinggi dalam sejarah Piala Dunia.

"Semoga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun depan, Indonesia bisa menyamai atau bahkan bisa melebihi kesuksesan Qatar. Amin," ujar Erick.

Saat ini, FIFA telah mengeluarkan dokumen Regulasi untuk The FIFA U-20 World Cup Indonesia 2023™️. Salah satu hal yang diatur dalam regulasi tersebut adalah tim yang akan berkompetisi.

Baca juga: Piala Dunia U-20 Indonesia butuh 1.500 relawan

Sebagai tuan rumah, Indonesia diberi hak untuk mengikutsertakan 1 tim dalam kompetisi ini.

Direncanakan, ada 24 tim yang mengikuti kompetisi ini, dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC); Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF); Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia (Concacaf); Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) masing-masing mengirim 4 tim.

Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mendapatkan kuota tim terbanyak yaitu 5 tim. Selebihnya, terdapat dua tim sebagai jatah untuk Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC).

Iklan4

 


 


 


 


 


 


 


 



 


 


HEAD LINE

Survei Polmatrix: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi Capai 75,5 Persen

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Hasil survei Polmatrix menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia ...