Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Banjir Genangi Lahan Warga, Komisi I DPRD Barru Dorong Peningkatan Drainase Terowongan Jalur KA

BARRU (wartamerdeka.info) - Komisi I DPRD Kabupaten Barru melaksanakan kunjungan kerja di balai pengelolaan Kereta Api Sulawesi Selatan, Kamis (19/01/2022).

Dalam kunjungannya anggota DPRD yang tergabung dalam komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Barru menyampaikan aspirasi warga terkait minimnya Drainase terowongan jalur KA Sulsel.

Dengan dasar itu Anggota DPRD Barru H.Syahrullah Asief menyampaikan bahwa diantara semua terowongan yang di bangun yang meresahkan warga dikala banjir yaitu di Bungi Dusun Lalabata Desa Lalabata Kec.Tanete Rilau Kabupaten Barru.

Ketua Fraksi Gabungan Ummat tersebut menuturkan, perlu adanya solusi jangka pendek dan jangka panjang, jangka pendeknya ialah memperbaiki jalan yang telah berlubang, sambari jangka panjangnya ialah membangun drainase yang mengalirkan air ke sungai.

Dampak Banjir di Desa Lalabata ketika hujan, mampu memutus Aktifitas ekonomi warga dan aktivitas pemerintahan, itu dikarenakan di saat banjir melanda, akses jalan terputus dari dua dusun diantaranya Dusun Matajang dan Bacu -Bacu.

Bukan hanya itu. Aktivitas pemerintahan pun terhalang, itu dikarenakan kantor kepala Desa Lalabata berada di sebelah timur terowongan. Untuk ke kantor desa warga harus melintasi terowongan, namun di kala banjir maka masyarakat tidak bisa lewat.

H.Reza sapaan akrabnya menambahkan, bukan hanya itu terhalangnya air gunung ke laut menenggelamkan lahan warga di Dusun Lalabata, hingga produktifitas pertanian warga di dusun Lalabata menurun. 

(Rul/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama