// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Banjir Genangi Lahan Warga, Komisi I DPRD Barru Dorong Peningkatan Drainase Terowongan Jalur KA

BARRU (wartamerdeka.info) - Komisi I DPRD Kabupaten Barru melaksanakan kunjungan kerja di balai pengelolaan Kereta Api Sulawesi Selatan, Kamis (19/01/2022).

Dalam kunjungannya anggota DPRD yang tergabung dalam komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Barru menyampaikan aspirasi warga terkait minimnya Drainase terowongan jalur KA Sulsel.

Dengan dasar itu Anggota DPRD Barru H.Syahrullah Asief menyampaikan bahwa diantara semua terowongan yang di bangun yang meresahkan warga dikala banjir yaitu di Bungi Dusun Lalabata Desa Lalabata Kec.Tanete Rilau Kabupaten Barru.

Ketua Fraksi Gabungan Ummat tersebut menuturkan, perlu adanya solusi jangka pendek dan jangka panjang, jangka pendeknya ialah memperbaiki jalan yang telah berlubang, sambari jangka panjangnya ialah membangun drainase yang mengalirkan air ke sungai.

Dampak Banjir di Desa Lalabata ketika hujan, mampu memutus Aktifitas ekonomi warga dan aktivitas pemerintahan, itu dikarenakan di saat banjir melanda, akses jalan terputus dari dua dusun diantaranya Dusun Matajang dan Bacu -Bacu.

Bukan hanya itu. Aktivitas pemerintahan pun terhalang, itu dikarenakan kantor kepala Desa Lalabata berada di sebelah timur terowongan. Untuk ke kantor desa warga harus melintasi terowongan, namun di kala banjir maka masyarakat tidak bisa lewat.

H.Reza sapaan akrabnya menambahkan, bukan hanya itu terhalangnya air gunung ke laut menenggelamkan lahan warga di Dusun Lalabata, hingga produktifitas pertanian warga di dusun Lalabata menurun. 

(Rul/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama