TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Curhat Nelayan Pantura Lamongan Bersama Polairud Lamongan


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - "Cuaca sedang tidak menentu seperti saat ini, terus terang kami dari nelayan sering merasa kebingungan terutama pada saat butuh informasi tentang kondisi cuaca,  mencari update informasi cuaca selalu merasa kesulitan," kata salah seorang nelayan, pada kegiatan Curhat bersama jajaran Polairud Res Lamongan, di kantor Rukun Nelayan (RN) Kelurahan Blimbing, Jumat (6/01). 

Kegiatan yang bertajuk Curhat Presisi tersebut dihadiri tidak kurang dari sebanyak empat puluh perwakilan nelayan. Para nelayan diberi waktu menyampaikan banyak hal, terutama terkait kondisi cuaca saat ini.

"sekaligus mendengarkan permasalahan yang dihadapi khususnya untuk nelayan di masa situasi yang saat ini tidak menentu sehingga berdampak kepada nelayan," ujar Kasat Polairud Lamongan, AKP Erni Sugihastuti, SE. 

Tidak hanya Curhat soal seputar informasi cuaca, nelayan juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan yang ada di lokasi TPI lama. 

"Kami mohon agar diupayakan bantuan untuk penambahan penerangan di lokasi dermaga yang lama, karena sampai saat ini, lampu penerangan yang ada sangat minim sekali," Curhat nelayan lainnya. 

Menanggapi berbagai curhatan tersebut, Kasat Polairud Lamongan berjanji akan berkoordinasi dengan syahbandar dan instansi terkait untuk membuat majalah dinding  ditempatkan di dermaga agar para nelayan dengan mudah mengetahui perubahan cuaca.

"Majalah Dinding adalah sebagai media Center agar nelayan lebih mudah untuk mendapatkan informasi cuaca yang sudah terupdate," ungkap Kasat Polairud, AKP Erni. 

Tidak hanya itu, Kasat Polairud juga akan berkoordiansi dengan dinas perikanan terkait dermaga yang kurang lampu penerangan agar diupayakan ada penambahan dan tidak terjadi pencurian alat -alat kapal.

"kami mohon dukungan kepada warga khususnya rukun nelayan untuk bersama menjaga agar situasi di Lamongan selalu kondusif," pungkas AKP Erni Sugihastuti. 

Hadir dalam kegiatan Curhat bersama Nelayan, selain Kasat Polairud Res Lamongan, AKP Erni Sugihastuti, SE, hadir juga Kapos Kamladu, Serma M. ZAINI, Kapal Bko Ditpolairud Polda Jatim dan sejumlah Tokoh masyarakat Nelayan setempat. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama