TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sambut PON XXI, Wamendagri Fasilitasi Pembentukan KONI Di DOB Papua


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo memimpin langsung Rapat Fasilitasi Pembentukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tingkat provinsi pada Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (14/2/2023). 


Wempi menjelaskan, pembentukan KONI Provinsi di DOB merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Presiden menekankan, peserta PON terdiri dari 38 provinsi termasuk DOB Papua yang terdiri dari Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. 


“Kita berharap dengan terbentuknya KONI (Provinsi) sebagai induk organisasi olahraga yang ada di Papua, ini bisa membina cabang olahraga yang ada di sana untuk proses bisa berjalan,” katanya. 


Ia menambahkan, dalam event tersebut akan dipertandingkan 65 cabang olahraga dan masing-masing daerah akan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Atlet tersebut bisa difasilitasi oleh pemerintah provinsi dan pemerintah DOB bisa melakukan pembinaan terhadap para atlet. Apalagi Papua memiliki banyak potensi atlet. 


Wempi menyebut pada pelaksanaan PON Papua tahun 2021, Papua meraih peringkat empat nasional, dengan perolehan medali sebanyak 261 medali, yaitu 93 emas, 66 perak, dan 102 perunggu. 


Wempi mengungkapkan empat hal terkait pentingnya pembentukan KONI di daerah. Pertama, melakukan koordinasi dengan organisasi cabang olahraga di tingkat provinsi, serta komite olahraga nasional di kabupaten/kota dalam rangka pengembangan dan pembinaan prestasi olahraga. Kedua, membantu Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pekan olahraga. Ketiga, membantu organisasi cabang olahraga dalam pengembangan dan penggalian bibit olahragawan di daerah. Keempat, membantu organisasi cabang olahraga di daerah dalam pemassalan cabang olahraga potensial. 


Di sisi lain, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan, guna kelancaran pembentukan KONI Provinsi di DOB dan pelaksanaan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara, pihaknya atas seizin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta para Penjabat (Pj.) Gubernur di DOB untuk menjadi Ketua KONI Provinsi di daerahnya masing-masing. 


"Pj. Gubernur bisa memanfaatkan semaksimal mungkin atau mempersiapkan dengan sebaik-baiknya. Bahkan Pj. Gubernur untuk memudahkan dalam pelaksanaan tugasnya, kami menyusun rancangan struktur organisasi KONI provinsi persiapan atau pemekaran," ujarnya. 


Dalam pertemuan itu turut hadir Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, Pj. Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad, dan Pj. Sekretaris Daerah Papua Selatan Maddaremmeng. Para penjabat tersebut sepakat mendukung terkait pembentukan KONI di daerah DOB masing-masing. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama