Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pertamina Balongan Indramayu Pastikan Pasokan BBM Ke Plumpang Lancar


CIREBON (wartamerdeka.info) - PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, tetap aman dan lancar, setelah terjadi kebakaran.


"Kami mengupayakan terpenuhinya kebutuhan energi nasional, khususnya menjaga agar pasokan BBM ke Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan sekitarnya tetap lancar," kata Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan Zulkifli melalui pesan tertulis yang diterima di Cirebon, Minggu.


Ia mengatakan kejadian yang dialami TBBM Plumpang pada Jumat 3 Maret 2023, tidak akan mempengaruhi kegiatan operasional Kilang Unit VI Balongan, Kabupaten Indramayu.


Untuk itu, masyarakat tidak perlu panik akan berkurangnya pasokan BBM khususnya ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.


Baca juga: Erick Thohir dan Pemprov DKI cari solusi usai kebakaran Plumpang


Zulkifli menegaskan, Kilang Unit VI Balongan, Indramayu saat ini tetap beroperasi normal dan aman, serta terus berkomitmen memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat dalam negeri.


"Kilang tetap produksi  dengan aman, dan penyaluran BBM juga normal," ujarnya.


Zulkifli menambahkan, Kilang Unit VI Balongan, Indramayu, merupakan Kilang dengan kapasitas 150 MBSD yang menyumbang 12,1 persen dari kapasitas seluruh Kilang Pertamina di Indonesia.


Menurut dia, DKI Jakarta dan Jawa Barat sendiri menjadi wilayah utama pendistribusian produk dari Kilang Unit VI Balongan dengan estimasi besaran 82 persen, jika dibandingkan wilayah lainnya.


"Kami menjadi distributor BBM terbesar, khususnya untuk wilayah Jawa Barat, dan DKI Jakarta," katanya. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama