TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sosialisasi Germas, Anggota DPR RI Hasnah Syam; Resiko Penyebab PTM Karena Berubahnya Gaya Hidup


BARRU (wartamerdeka.info) - Sosialisasi Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) kembali digelar. Kali ini Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Nasdem drg. Hj. Hasnah Syam bersama Kementerian Kesehatan melalui Politekhnik Kesehatan Makassar  menyelenggarakan  untuk warga Desa Jangan-jangan Kec. Pujananting, Kab. Barru, Ahad (19/3/2013).


Acara tersebut dihadiri Direktur Politekhnik Kesehatan Makassar DR. Drs. Rusli,  SP, FRS, APT, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Barru dr. Amis Rifai, Camat Pujananting  Abdu Rahman, Kepala Puskesmas Doi-doi Arifuddin, dan Kepala Desa Jangan-jangan  Rahmansyah. 


Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Nasdem Hj. Hasnah Syam mengatakan bahwa Resiko penyebab maraknya Penyakit tidak menular (PTM) , disebabkan berubahnya gaya hidup masyarakat seperti kurang olahraga, pola makan tidak sehat, minum minuman beralkohol, dan kebiasaan merokok. Selain masalah tersebut, saat ini kita mengalami persoalan gizi serius serta cakupan dan mutu imunisasi yang belum maksimal sehingga mengakibatkan banyaknya anak yang mengalami stunting. 


"Alhamdulillah berkat upaya kita selama ini bersama seluruh stakeholder terkait, angka stunting di Kab. Barru mengalami penurunan yang sangat signifikan. Angka  Stunting dari  26,40% pada tahun 2021 turun secara signifikan 14,10% di tahun 2022," pungkasnya. 



Stunting merupakan gambaran terjadinya gangguan pertumbuhan fisik, otak, kecerdasan, dan metabolisme tubuh. Sedangkan anak yang tidak mendapat imunisasi dasar lengkap, berisiko menderita kecacatan hingga kematian. Oleh karenanya membutuhkan penanganan serius dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.


Anggota DPR RI Hj. Hasnah Syam juga mengajak masyarakat melaksanakan Germas, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebab meski PTM merupakan penyakit ‘berbiaya tinggi’, namun masih dapat dicegah.


“Oleh karena itu kita perlu mencegah penyakit-penyakit itu. Caranya dengan Germas, olahraga teratur, makan makanan bergizi, perbanyak konsumsi sayur dan buah, dan sebagainya," tambahnya.


Sementara itu, Direktur Poltekes Makassar mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan berkat adanya anggota DPR RI Komisi IX yang merupakan mitra dari kemenkes RI. 


"Terimakasih kami ucapkan kepada ibu anggota DPR RI atas kerjasamanya sehingga kami diberi kesempatan untuk melaksanakan sosialisasi GERMAS yang langsung menyasar masyarakat pedesaan," ujarnya. 


Ia juga menuturkan bahwa kegiatan ini adalah mengkampanyekan upaya bagaimana mencegah dan meningkatkan status kesehatan masyarakat dan keluarga.

(Andre-Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama