// Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Lintas Berita

Iran: Proposal AS "Sepihak dan Tidak Adil"

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang penangguhan serangan terhadap pembangkit energi Iran hingga April dan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan "sangat baik," tetapi seorang pejabat Iran mengatakan proposal AS untuk mengakhiri perang tersebut "sepihak dan tidak adil."
Seperti yang diberitakan Reuters, perang selama empat minggu telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, menewaskan ribuan orang dan menghantam ekonomi global dengan melonjaknya harga energi, yang memicu kekhawatiran inflasi global, sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Sementara itu, Iran telah menyatakan mereka tidak terlibat dalam pembicaraan dengan Washington. Iran tidak meminta jeda 10 hari untuk serangan terhadap pembangkit energinya, demikian menurut Wall Street Journal yang mengutip pernyataan para mediator perundingan perdamaian. (Reuters/red)

TNI Kodim 0710/Pekalongan Akan Rehab 5 Rumah Tidak Layak Huni Milik Veteran


PEKALONGAN (wartamerdeka.info) – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu khususnya keluarga veteran, Kodim 0710/Pekalongan bekerja sama dengan Bank BRI Cabang Pekalongan akan merehab 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).


Kegiatan Perehaban RTLH tersebut selain bentuk kepedulian TNI sebagai satuan kewilayahan juga dalam rangka BRI Peduli program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dimana salah satunya adalah dengan melakukan perehaban rumah tidak layak huni seperti rumah milik Ibu Suliyah (80 th) beralamat di Kelurahan Sragi Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/3/2023).


Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menjelaskan, adanya program TJSL BRI kini bekerja sama dengan Kodim 0710/Pekalongan diarahkan untuk perehaban RTLH terutama pada keluarga veteran yang kurang mampu.


“Kita sudah menerima data dari Koramil jajaran, rencana ada 5 rumah veteran yang akan direhab di wilayah Kota maupun Kabupaten Pekalongan”, jelas Dandim Rizky.


Ia juga mengatakan bahwa kegiatan perehaban rumah ini merupakan wujud ungkapan terima kasih TNI kepada para veteran yang telah rela berjuang mempertarukan nyawa demi membela bangsa Indonesia dari tangan penjajah.


“Harapannya semoga dapat membantu para veteran yang kurang mampu untuk kehidupan yang layak dan lebih baik”, tandasnya.


Sementara itu Kepala cabang BRI kota Pekalongan Anis Abdul Hakim , menyampaikan apresiasi dan support kepada Kodim 0710/Pekalongan yang selama ini bekerja sama dengan BRI untuk beberapa program salah satunya perehaban RTLH untuk masyarakat atau veteran yang kurang mampu.


“Terima kasih Bapak Dandim Pekalongan, mudah – mudahan program BRI Peduli dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua”, pungkasnya.


Hal yang sama disampaikan pemilik rumah a.n Ibu Suliyah yang tinggal bersama dua orang anaknya bahwa dirinya merasa senang dan bahagia mendapat program perehaban rumah RTLH dari Kodim 0710/Pekalongan yang bekerja sama dengan Bank BRI.


“Alhamdulillah matur nuwun kulo seneng lan bungah griyone didandani, mugi – mugi nek jawoh gentenge mboten bocor malih lan kebanjiran”, ungkap Ibu Suliyah.


Adapun kelima rumah yang akan direhab diantaranya rumah milik Ibu Suliyah Kelurahan Sragi Kecamatan Sragi, Ibu Kayem Desa Kedungjaran Kecamatan Sragi, Ibu Titin Sumartini Desa Sijambe Kecamatan Wonokerto, Bapak Wasmian Desa Wangkelang Kecamatan Kandangserang dan Bapak Sri Slamet /Ibu Siti Kelurahan kandangpanjang Kecamatan Pekalongan Utara.(Sumber: Pendim 0710/Pekalongan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama