Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pabrik Oli Palsu Di Tangerang Digrebek, 196.740 Botol Pelumas Siap Edar Disita


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Sebuah gudang di Gang Ambon, Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, digerebek Kementerian Perdagangan (Kemendag) Senin (17/4). Gudang ini digrebek karena memproduksi oli atau pelumas palsu dengan kemasan berbagai merek ternama di Indonesia.


Pengrebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat. Bersama petugas gabungan terdiri dari pihak kepolisian dan kejaksaan.


Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga ikut dalam penggerebekanerebek Pabrik Oli Palsu di Tangerang tersebut.


Tim bergerak setelah mendapat laporan dari masyarakat bila pabrik Oli palsu tersebut sudah beroperasi lama.


 Dalam penggerebekan petugas  menyitaita 196.740 Botol Pelumas siap edar bernilai 16,5milyar rupiah.


Dari pantauan di lokasi, pabrik dengan luas dua bangunan itu, memiliki setidaknya dua mesin besar memproduksi oli. Sebut saja merk terkenal, seperti Yamaha, Pertamina Lubricant, hingga Shell.

(Hanafi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama